MOH Akbar Lembah "Sah" Pimpin DPW PPP Sulteng 2026–2031
- Rabu, 22 April 2026 - 12:13 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
- | Penulis: Redaksi
Moh. Akbar Lembah resmi ditetapkan sebagai Ketua DPW PPP Sulawesi Tengah masa bakti 2026–2031.
Faktasulteng.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi mengesahkan Moh. Akbar Lembah sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sulawesi Tengah masa bakti 2026–2031. Pengesahan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor: 1096/SK/DPP/W/IV/2026, yang menandai peralihan kepengurusan dalam menghadapi Pemilu 2029 mendatang.
Pengesahan kepengurusan definitif ini memastikan bahwa seluruh kerja-kerja organisasi PPP di Sulawesi Tengah kini berada di bawah kendali struktur baru. Moh. Akbar Lembah bukan sosok baru di internal partai, saat ini masih menjabat sebagai Ketua DPW Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Sulawesi Tengah dan sebelumnya merupakan Wakil Ketua pada kepengurusan periode 2021–2026.
Akbar, sapaan akrabnya, menegaskan komitmennya dalam membangun soliditas kader. “Saya mengajak semua kader untuk saling membantu, bersatu dalam satu Shaf, saling mengayomi untuk PPP Sulteng. Agar kita bisa kembali lagi Senayan,” tegas Akbar. Ia juga menambahkan bahwa seluruh kader harus tegak lurus dan satu komando, “sa'mina wa'thona dengan Ketum Mardiono,” dalam menghadapi tahapan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual oleh KPUD.
Dari sisi historis, kiprah Akbar memiliki keterkaitan kuat dengan perjuangan daerah. Dua tokoh penting Sulawesi Tengah, Djalaludin Lembah dan SB Lembah yang merupakan kakek buyutnya, tercatat sebagai bagian dari perjuangan pembentukan Provinsi Sulawesi Tengah yang resmi berdiri pada 13 April 1964 berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1964. Mereka tergabung dalam gerakan perjuangan bersama tokoh-tokoh lain seperti L. Mene Lamakarate, Rusdy Toana, Mohamad Lahamy, Ishak Moro, Asmaun Dg Marotja, Ibrahim Madil, dan lainnya.
Akbar menegaskan bahwa kehadirannya sebagai Ketua DPW PPP Sulteng bukanlah kebetulan, melainkan kelanjutan dari semangat perjuangan pendahulunya. Ia bertekad membangun jaringan yang solid serta menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat di Sulawesi Tengah dengan prinsip mengayomi dan memberikan ruang proporsional bagi seluruh kader.
Menurutnya, kekompakan menjadi kunci utama dalam menghadapi agenda politik ke depan. Ia menekankan pentingnya tidak adanya perpecahan dalam tubuh partai, serta mengutamakan kepentingan partai demi kelancaran kerja-kerja elektoral menuju 2029. Akbar juga menyoroti pentingnya keikhlasan dalam mengabdi, mengingat PPP merupakan partai yang didirikan oleh para ulama pejuang kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebagai bagian dari kepengurusan yang baru, DPP PPP juga menetapkan Moh. Syarif sebagai Sekretaris Wilayah PPP Sulawesi Tengah guna menjaga kesinambungan kerja organisasi ke depan.
Kehadiran kepengurusan baru ini diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal dan meningkatkan peran PPP di Sulawesi Tengah, sehingga dapat mewujudkan kemenangan partai yang berdampak pada kemajuan umat dan masyarakat Sulawesi Tengah secara luas.