Dinamika Legislatif Donggala: Muhammad Yasin Lataka Resmi Pimpin Parlemen Donggala Gantikan Taufik
- Kamis, 26 Februari 2026 - 15:27 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
- | Penulis: Redaksi
Moh Yasin Lataka dan Moh Taufik bersalaman usai menyerahkan SK pergantian ketua DPRD Donggala. (FOTO: media.alkhairaat.id/Jalu)
Faktasulteng.id, DONGGALA – Peta politik di "Kota Wisata" Donggala resmi bergeser. Partai NasDem melakukan langkah strategis dengan merombak kepemimpinan di kursi legislatif. Dr. Muhammad Yasin Lataka kini resmi mengemban amanah sebagai Ketua DPRD Kabupaten Donggala untuk sisa masa jabatan 2024–2029. Langkah ini bukan sekadar rotasi biasa, melainkan bagian dari kebijakan organisasi yang diteken langsung oleh Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh, melalui SK Nomor 267.A/SK/AKD/DPP-NasDem/II/2026.
Penetapan Yasin Lataka diumumkan dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026 di Ruang Sidang Utama DPRD Donggala, Selasa (24/02/26). Sekretaris DPRD Donggala, Saifullah, membacakan pencabutan SK pimpinan sebelumnya sekaligus mengukuhkan Yasin sebagai nakhoda baru parlemen Donggala dari Fraksi NasDem.
Selain posisi Ketua DPRD, rotasi ini juga menetapkan Azwar sebagai Ketua Fraksi NasDem DPRD Donggala. Pergantian ini dipimpin oleh Ketua DPRD sebelumnya, Moh Taufik, didampingi Wakil Ketua I Kelvin Soputra dan Wakil Ketua II Asis Rauf. Kehadiran unsur pimpinan lengkap ini menandakan transisi yang formal dan organisatoris.
Langkah ini bukan sekadar rotasi biasa, melainkan bagian dari kebijakan organisasi yang diteken langsung oleh Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh, melalui SK Nomor 267.A/SK/AKD/DPP-NasDem/II/2026.
Sebagai kabupaten dengan karakteristik geografis yang unik di Sulawesi Tengah, kepemimpinan DPRD Donggala memegang peran krusial. Berdasarkan data Statistik Daerah 2025, Sulawesi Tengah saat ini sedang memacu pertumbuhan di berbagai sektor, termasuk peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai angka 71,66 secara provinsi.
Di Donggala, tantangan legislasi ke depan akan sangat bergantung pada bagaimana pimpinan dewan mengawal anggaran. Merujuk pada tren fiskal daerah, belanja modal dan operasional di wilayah Sulawesi Tengah terus mengalami peningkatan untuk mendukung infrastruktur.
Bagi publik Donggala, pergantian ini dinantikan dampaknya terhadap fungsi kontrol legislatif. Yasin Lataka kini berada di titik sentral untuk memastikan kebijakan legislatif selaras dengan percepatan pembangunan tersebut. Dengan latar belakang pendidikan Dr. Muhammad Yasin Lataka, diharapkan sinergi antara data statistik daerah dan kebijakan nyata dapat lebih tajam, terutama dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan partisipasi pendidikan di Donggala yang menjadi fokus dalam pembangunan daerah Sulawesi Tengah.