Susunan Pengurus BPD HIPKA Tojo Una-Una 2026–2031 Ditetapkan, Dilantik Malam Ini oleh Ketua BPW Sulteng
- Senin, 27 April 2026 - 23:43 WITA
- Editor: Abdy Nusantara
- | Penulis: Abdy Nusantara
Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha KAHMI (BPD HIPKA) Kabupaten Tojo Una-Una resmi menetapkan susunan kepengurusan periode 2026–2031
Faktasulteng.id, TOJO UNA-UNA — Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha KAHMI (BPD HIPKA) Kabupaten Tojo Una-Una resmi menetapkan susunan kepengurusan periode 2026–2031 dan dilantik pada Senin malam, 27 April 2026. Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua BPW HIPKA Sulawesi Tengah, H. Ambo Dalle.
Berdasarkan dokumen resmi, dr. Andhika Akasse, Sp.Pk ditetapkan sebagai Ketua BPD HIPKA Tojo Una-Una. Ia didampingi jajaran pengurus yang terdiri dari dewan pembina, dewan pakar, serta bidang-bidang strategis seperti usaha, kerja sama dan investasi, administrasi dan umum, hingga pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif.
Dalam sambutannya usai pelantikan, Andhika menegaskan HIPKA memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menyebut, potensi unggulan Tojo Una-Una, khususnya sektor perikanan tambak udang, perlu dimaksimalkan karena memiliki nilai ekspor tinggi dan dampak ekonomi luas.
“Tambak udang menjadi salah satu sektor potensial. Dalam satu hektare bisa menghasilkan puluhan hingga ratusan juta rupiah. Ini menunjukkan peluang besar yang bisa mendorong ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengembangan sektor tersebut berpotensi menciptakan efek berganda (multiplier effect), termasuk membuka ruang tumbuh bagi UMKM lokal di sektor pendukung.
Struktur kepengurusan juga diperkuat dengan pembentukan berbagai kompartemen, mulai dari organisasi dan keanggotaan, humas dan pengembangan SDM, perkebunan/pertanian/peternakan, SDA dan pertambangan, hingga koperasi, UMKM dan ketenagakerjaan, serta inovasi bisnis dan ekonomi kreatif.
HIPKA Tojo Una-Una, lanjutnya, berkomitmen melahirkan pelaku usaha baru dan membuka akses permodalan melalui sinergi dengan perbankan. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi daerah secara berkelanjutan.
“Seluruh pengurus harus menjadi agen perubahan yang nyata agar kehadiran HIPKA benar-benar memberi dampak bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh jajaran pengurus menjadikan HIPKA sebagai pilar penting pembangunan daerah, khususnya dalam mendorong kemajuan UMKM dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.