Sinergi TNI-Polri dan Warga Jinakkan Karhutla di Pendolo, 14 Hektare Lahan Terbakar

Sinergi TNI-Polri dan Warga Jinakkan Karhutla di Pendolo, 14 Hektare Lahan Terbakar Kebakaran lahan kosong di Desa Pendolo, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso. (Foto/Andri Faktasulteng).
Peristiwa

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, Poso – Personel TNI, Polri, Brimob, pemadam kebakaran, dan masyarakat bahu-membahu memadamkan kebakaran lahan kosong di Desa Pendolo, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso, Sabtu (12/9/2026).

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.40 WITA itu menghanguskan lahan kosong seluas kurang lebih 14 hektare. Berdasarkan dugaan sementara, api dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui setelah Babinsa Koramil 1307-11/Pendolo, Serda Mukrim, menerima laporan dari masyarakat. Informasi itu kemudian diteruskan kepada Danramil untuk segera dilakukan penanganan.

Babinsa bersama Bhabinkamtibmas, personel Brimob, dan warga langsung menuju lokasi. Pemadaman awal dilakukan secara manual menggunakan pompa punggung serta sejumlah peralatan sederhana.

Upaya pemadaman tidak berlangsung mudah. Kondisi medan yang sulit dijangkau kendaraan serta tiupan angin yang cukup kencang membuat api cepat merambat. Mobil Damkar Kecamatan Pamona Selatan yang tiba sekitar pukul 17.00 WITA juga belum dapat menjangkau titik api secara langsung.

Penanganan kemudian diperkuat dengan dua unit mobil pemadam, masing-masing dari Damkar Kabupaten Poso dan PT SJA, yang tiba sekitar pukul 00.00 WITA. Dengan dukungan personel gabungan dan masyarakat, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.45 WITA.

Usai pemadaman, personel gabungan melakukan pengecekan dan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Sebanyak 146 personel terlibat dalam penanganan karhutla tersebut. Mereka terdiri atas personel Kodim 1307/Poso, Yonif 714/SM, Polres Poso, Brimob, serta masyarakat.

Dalam operasi pemadaman, dikerahkan dua unit mobil Damkar Kabupaten Poso, satu unit mobil pemadam milik PT SJA, 35 unit pompa punggung, dan empat unit pompa Alkon.

Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiel lainnya dalam kejadian tersebut. Kerugian tercatat berupa lahan kosong yang terbakar dengan luas sekitar 14 hektare.

Kodam XXIII/Palaka Wira terus mendorong penguatan koordinasi dan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat dalam mencegah serta menangani kebakaran hutan dan lahan, terutama di tengah kondisi musim kemarau.

Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan dengan tidak membuang puntung rokok sembarangan serta tidak melakukan pembersihan lahan dengan cara membakar.

Selain itu, warga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin sehingga tidak meluas ke area perkebunan maupun permukiman.