PPI Sulteng Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Berkontribusi untuk Daerah

PPI Sulteng Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Berkontribusi untuk Daerah Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) Sulawesi Tengah (Foto: Ananda/Faktasulteng.id)
Peristiwa

Bagikan Berita ini!

PALU, Faktasulteng.id — Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) Provinsi Sulawesi Tengah bersama PPI Kabupaten Donggala dan PPI Kota Palu menggelar kegiatan gabungan dalam rangka mempererat silaturahmi, arisan, serta memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan tersebut berlangsung Kamis, 13 Agustus 2026, di Café Laguna, Kampung Nelayan, Talise, Kota Palu. Kegiatan diikuti pengurus dan anggota PPI dari tingkat provinsi, Kabupaten Donggala, dan Kota Palu.

Dalam sekapur sirihnya, Ketua PPI Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. H. Amdjad Lawasa, MM., mengajak para pensiunan untuk tidak berhenti berkontribusi meski telah memasuki masa purna bakti.

Ia menegaskan, masa pensiun bukan akhir dari pengabdian, melainkan babak baru untuk tetap berkarya dengan memanfaatkan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki.

“Masa pensiun bukan akhir dari kontribusi, melainkan babak baru untuk terus berkarya,” ujar Amdjad dalam sambutannya.

Menurutnya, banyak anggota PPI yang selama masa aktif telah mengabdi di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, keamanan, pemerintahan hingga pelayanan publik. Pengalaman tersebut, kata dia, masih dapat dimanfaatkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi teladan bagi generasi muda di Sulawesi Tengah.

Amdjad menyampaikan empat pesan kepada anggota PPI. Pertama, para pensiunan diharapkan tetap aktif, produktif, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Kedua, ia mengajak seluruh anggota mempererat tali silaturahmi antarpensiunan. Menurutnya, PPI harus menjadi wadah untuk menyambung kembali persaudaraan, saling menguatkan dan saling membantu.

“Mari kita jaga organisasi ini agar semakin solid, inklusif, dan bermanfaat bagi seluruh anggota,” katanya.

Pesan ketiga berkaitan dengan semangat kebangsaan dan persatuan. Amdjad mengajak para pensiunan mengambil peran dalam menjaga persatuan, kerukunan, serta stabilitas di Sulawesi Tengah.

Ia menilai pengalaman hidup para pensiunan menjadi modal penting dalam menghadapi perbedaan di tengah dinamika masyarakat.

“Perbedaan bukanlah pemecah, melainkan kekuatan jika kita kelola dengan baik,” ujarnya.

Selanjutnya, Amdjad mendorong PPI untuk terus memberikan dukungan terhadap pembangunan daerah dan nasional. Para pensiunan, menurutnya, dapat berperan sebagai mitra strategis pemerintah melalui gagasan, pengalaman, dan kontribusi yang dimiliki.

Termasuk di dalamnya mendorong terwujudnya pembangunan Sulawesi Tengah yang lebih maju, adil, dan sejahtera, khususnya dalam memperhatikan kepentingan masyarakat lanjut usia dan pensiunan.

Dalam momentum kegiatan bersama bulanan sekaligus menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Amdjad juga mengajak seluruh anggota PPI memperkuat rasa cinta tanah air, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga kehidupan yang rukun, damai, dan penuh manfaat.

Sementara itu, berdasarkan rundown kegiatan, acara diawali pada pukul 07.00 WITA dengan persiapan dan jalan santai. Kegiatan dilanjutkan dengan senam jantung sehat, istirahat dan sarapan.

Rangkaian acara kemudian memasuki agenda resmi berupa pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan panitia, sekapur sirih Ketua PPI, serta foto bersama.

Setelah itu, peserta mengikuti berbagai lomba yang berlangsung selama sekitar satu jam. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan hadiah dan makan siang bersama hingga sekitar pukul 11.00 WITA.

Kegiatan gabungan PPI tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan dan menjaga semangat pengabdian para pensiunan di Sulawesi Tengah.

Di akhir sambutannya, Amdjad berharap seluruh pengurus dan anggota PPI Provinsi Sulawesi Tengah, kabupaten, dan kota senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta keberkahan.

Ia juga berharap pengabdian yang telah diberikan para anggota PPI, baik ketika masih aktif maupun setelah memasuki masa purna bakti, tetap menjadi kontribusi nyata bagi bangsa dan negara, khususnya bagi pembangunan Sulawesi Tengah.