Kawasan Transmigrasi Lembantongoa Terdampak Gempa, Jalan Longsor dan Air Bersih Terputus
- Selasa, 16 Juni 2026 - 19:04 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
- | Penulis: Andry
Kondisi kawasan transmigrasi Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, yang terdampak gempa magnitudo 6,7
Faktasulteng.id, SIGI – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6/2026), turut berdampak pada kawasan transmigrasi di Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi. Berdasarkan laporan yang diterima Pemerintah Kabupaten Sigi, sedikitnya empat rumah warga transmigrasi mengalami kerusakan ringan akibat gempa tersebut.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sigi, Febrianto Borman, mengatakan pihaknya menerima laporan dari pengurus Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) Lembantongoa terkait sejumlah dampak yang ditimbulkan akibat gempa.
"Berdasarkan informasi yang kami terima dari pengurus UPT Lembantongoa, terdapat empat rumah warga transmigrasi yang mengalami kerusakan ringan berupa retak-retak pada dinding bangunan," ujar Febrianto Borman.
Selain kerusakan rumah, gempa juga mengakibatkan satu warga mengalami pingsan disertai muntah-muntah dan telah dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Dampak lainnya, terjadi longsor pada ruas jalan di Kilometer 2 menuju Desa Lembantongoa yang mengganggu akses transportasi masyarakat. Sementara itu, layanan air bersih di wilayah tersebut dilaporkan terputus akibat dampak gempa.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Disnakertrans Kabupaten Sigi telah melaporkan kondisi di kawasan transmigrasi Lembantongoa kepada Bupati Sigi serta berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi untuk segera dilakukan penanganan.
Selain itu, laporan juga telah disampaikan kepada Direktorat Jenderal dan Direktur di Kementerian Transmigrasi sebagai bagian dari upaya percepatan tindak lanjut terhadap dampak bencana yang terjadi di kawasan transmigrasi.
Saat ini, Disnakertrans Kabupaten Sigi juga tengah melakukan pendataan dan meminta estimasi kerugian yang dialami warga transmigrasi terdampak gempa guna mendukung proses penanganan dan bantuan selanjutnya.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah dan BMKG.