Forum Petani Sawit Sampaikan Aspirasi Konflik Agraria ke Pemkab Tolitoli

Forum Petani Sawit Sampaikan Aspirasi Konflik Agraria ke Pemkab Tolitoli Audiensi Forum Masyarakat Petani Sawit bersama Pemerintah Kabupaten Tolitoli di depan Kantor Bupati Tolitoli, Senin (11/5/2026), membahas penyelesaian konflik agraria perkebunan sawit.
Peristiwa

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, TOLI-TOLI – Pemerintah Kabupaten Tolitoli menerima audiensi Forum Masyarakat Petani Sawit terkait konflik agraria perkebunan sawit yang berlangsung di depan Kantor Bupati Tolitoli, Senin (11/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Tolitoli beserta jajaran, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, para kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Tolitoli, serta anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Audiensi diterima langsung oleh Bupati Tolitoli yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Mohamad Dzikron, S.H., M.Si.

Pertemuan itu merupakan tindak lanjut dari audiensi sebelumnya antara masyarakat petani sawit dengan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Tengah yang dilaksanakan di Kecamatan Lampasio, serta hasil rapat koordinasi bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli. Dalam audiensi tersebut, Forum Masyarakat Petani Sawit menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kejelasan penyelesaian konflik agraria, khususnya persoalan lahan dan plasma antara masyarakat dengan pihak perusahaan perkebunan sawit.

Pemerintah Kabupaten Tolitoli menyatakan menerima dan menyambut baik penyampaian aspirasi masyarakat. Pemda juga berkomitmen menindaklanjuti tuntutan masyarakat sesuai dengan kewenangan pemerintah daerah.

“Pemerintah daerah akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat sesuai dengan kewenangan yang dimiliki,” demikian disampaikan dalam audiensi tersebut.

Audiensi berlangsung dalam suasana tertib dengan pengawalan aparat keamanan selama jalannya penyampaian aspirasi masyarakat petani sawit. Penyampaian aspirasi ini menjadi perhatian penting bagi masyarakat Tolitoli, khususnya petani sawit yang berharap adanya kepastian penyelesaian persoalan lahan dan kemitraan plasma.