Dekranasda Sigi Maksimalkan Pameran MTQ XXXI untuk Promosikan Produk Unggulan UMKM Lokal
- Sabtu, 06 Juni 2026 - 20:48 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
- | Penulis: Andry
Ketua Dekranasda Kabupaten Sigi, Siti Halwiah, memberikan keterangan kepada awak media usai meninjau stan Pameran UMKM MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di RTH Taman Likuidasi, Desa Lolu, Sabtu (6/6/2026).
Faktasulteng.id, SIGI – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sigi memanfaatkan momentum Pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rangkaian Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah sebagai wadah memperkenalkan produk unggulan daerah kepada masyarakat luas. Pameran yang dipusatkan di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Likuidasi, Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, resmi dibuka pada Sabtu sore (6/6/2026) dan menampilkan berbagai hasil karya pelaku UMKM dari kabupaten dan kota se-Sulawesi Tengah.
Partisipasi Kabupaten Sigi dalam pameran tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas promosi produk lokal sekaligus membuka peluang pasar yang lebih besar bagi pelaku UMKM. Selain menjadi bagian dari rangkaian MTQ XXXI, pameran juga diharapkan memberi dampak positif terhadap pengembangan ekonomi masyarakat melalui promosi berbagai produk unggulan daerah.
Ketua Dekranasda Kabupaten Sigi, Siti Halwiah, mengatakan pelaksanaan MTQ tidak hanya menjadi sarana syiar Islam dan penguatan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga momentum untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Pameran ini menjadi ruang yang sangat baik untuk memperkenalkan produk unggulan Kabupaten Sigi kepada masyarakat Sulawesi Tengah. UMKM kita memiliki kesempatan memperluas jaringan pemasaran sekaligus menunjukkan kualitas produknya kepada pengunjung,” ujar Siti Halwiah saat meninjau stan pameran.
Dalam pameran tersebut, Kabupaten Sigi menampilkan beragam produk khas daerah, di antaranya Batik Palili, kain tenun tradisional, kerajinan anyaman rotan, hingga aneka produk kreatif berbahan dasar kelapa yang diolah dari batok maupun bagian batang menjadi produk bernilai ekonomi. Keberagaman produk tersebut menunjukkan besarnya potensi ekonomi kreatif di Kabupaten Sigi yang terus berkembang dengan karakter dan identitas lokal yang kuat.
“Potensi UMKM Sigi sangat besar. Kita memiliki banyak produk unik dengan ciri khas daerah yang perlu terus diperkenalkan agar semakin dikenal masyarakat maupun pasar yang lebih luas,” katanya.
Meski memiliki potensi besar, Siti Halwiah menegaskan peningkatan kualitas produk tetap menjadi perhatian utama. Ia mendorong pelaku UMKM untuk terus berinovasi agar mampu bersaing dengan produk dari daerah lain, baik dari sisi desain, kualitas bahan, maupun kemasan. Menurutnya, daya saing produk tidak hanya ditentukan oleh keunikan, tetapi juga konsistensi kualitas yang mampu memenuhi kebutuhan pasar.
“Produk lokal kita memiliki peluang besar untuk berkembang, namun kualitas harus terus ditingkatkan. Semakin baik mutu dan inovasi yang dihasilkan, maka semakin tinggi pula nilai jual produk tersebut. Karena itu, peningkatan kapasitas pelaku UMKM harus terus dilakukan,” jelasnya.
Sebagai bentuk komitmen mendukung pengembangan UMKM, Dekranasda bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Sigi terus menyiapkan berbagai program pembinaan dan pendampingan bagi para pelaku usaha. Salah satu program yang akan segera dilaksanakan ialah pelatihan bagi para penenun untuk meningkatkan kualitas dan variasi produk tenun daerah. Pelatihan tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan pengrajin lokal dalam menghasilkan produk yang lebih kompetitif dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Pada kesempatan itu, Siti Halwiah juga mengajak masyarakat untuk mengunjungi area pameran selama pelaksanaan MTQ berlangsung. Menurutnya, dukungan masyarakat melalui kunjungan maupun pembelian produk menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi UMKM lokal.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sigi dan pengunjung MTQ untuk datang melihat langsung produk-produk unggulan yang dipamerkan. Dengan mengenal dan membeli produk lokal, kita turut mendukung pengembangan UMKM serta memperkuat perekonomian daerah,” pungkasnya.