754 Peserta Ikuti Pantukhir Cata PK TNI AD Gelombang III di Palu

754 Peserta Ikuti Pantukhir Cata PK TNI AD Gelombang III di Palu Sidang Pantukhir (Penentuan Akhir) Calon Tamtama (Cata) Prajurit Karier (PK) TNI AD Gelombang III Tahun Anggaran 2026 di Aula Yonif 711/Raksatama, Palu. (Foto/IST)
Peristiwa

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, Palu – Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar memimpin Sidang Pantukhir (Penentuan Akhir) Calon Tamtama (Cata) Prajurit Karier (PK) TNI AD Gelombang III Tahun Anggaran 2026 di Aula Yonif 711/Raksatama, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (21/9/2026).

Sebanyak 754 peserta mengikuti rangkaian seleksi penerimaan Cata PK TNI AD Gelombang III TA 2026. Sidang Pantukhir merupakan tahapan akhir untuk menentukan peserta yang memenuhi persyaratan dan standar yang telah ditetapkan dalam proses penerimaan prajurit TNI AD.

Sebelum mengikuti Sidang Pantukhir, para peserta telah menjalani serangkaian tahapan seleksi yang meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan, jasmani, mental ideologi, psikologi, serta berbagai aspek lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Seluruh rangkaian seleksi dilaksanakan dengan pengawasan panitia pusat dan panitia daerah guna memastikan proses berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam Sidang Pantukhir, Pangdam XXIII/Palaka Wira bersama tim panitia melaksanakan pemeriksaan dan penilaian akhir terhadap para calon prajurit. Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan peserta yang dinyatakan memenuhi syarat telah mengikuti seluruh rangkaian seleksi dan memenuhi standar yang telah ditentukan.

Pangdam XXIII/Palaka Wira menegaskan bahwa penerimaan prajurit TNI AD harus dilaksanakan secara objektif, transparan, bersih, dan bebas dari praktik kecurangan. Setiap peserta diberikan kesempatan yang sama untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi berdasarkan kemampuan serta hasil yang diperoleh.

“Seleksi ini harus dilaksanakan secara objektif dan transparan. Tentukan peserta berdasarkan hasil dan ketentuan yang berlaku, sehingga prajurit yang terpilih benar-benar memiliki kualitas, integritas, dan kesiapan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,” tegas Pangdam.

Pelaksanaan Sidang Pantukhir diharapkan menghasilkan calon prajurit yang memenuhi standar TNI AD, baik dari aspek kesehatan, jasmani, mental ideologi, psikologi maupun aspek lainnya. Hal ini menjadi bagian dari upaya TNI AD dalam menyiapkan sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan siap melaksanakan tugas serta pengabdian kepada bangsa dan negara.