Prodi Manajemen FEB Untad Gelar Seminar Public Speaking: Muchlis Anwar Tekankan Pentingnya Mindset Positif
- Sabtu, 08 November 2025 - 22:23 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
- | Penulis: Redaksi
Foto bersama narasumber Muchlis Anwar, Ketua Prodi Manajemen FEB Untad Harnida Wahyuni ADDA, serta peserta seminar “Mengasah Public Speaking dengan Mindset Positif” di Cafe 168 House
Faktasulteng.id, Palu — Program Studi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tadulako menggelar seminar bertema “Mengasah Public Speaking dengan Mindset Positif” di Cafe 168 House, Sabtu (8/11). Kegiatan ini menghadirkan Muchlis Anwar, seorang Public Speaking Master dan motivator nasional, sebagai pembicara utama.
Ketua Program Studi Manajemen, Harnida Wahyuni ADDA S.E., M.A., Ph.D., CHRP., QRMA, mengatakan tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berbicara di depan publik. Ia menilai keterampilan tersebut tak dapat dikuasai secara instan, melainkan melalui latihan dan pengalaman berulang.
“Tujuan kita adalah meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengutarakan gagasan dan ide. Karena ide yang baik, apabila tidak dipresentasikan dengan baik, sering kali tidak dapat ditangkap dengan benar,” ujarnya.
Harnida menambahkan, seminar ini juga menjadi ajang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan di luar kegiatan akademik. “Materi yang dibawakan oleh seorang mentor public speaking yang sudah memiliki jam terbang tinggi tentu memberikan banyak contoh empiris dan wawasan yang luas. Hal itu membantu mahasiswa menyerap ilmu dengan lebih baik,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pola pikir positif dalam berbicara di depan umum. “Segala sesuatu yang dilakukan dengan pikiran negatif tidak akan menghasilkan hasil yang baik. Mindset positif membantu membangun kepercayaan diri, mengatur suara, dan mengelola pikiran saat berbicara di depan publik,” tambahnya.
Sementara itu, Muchlis Anwar dalam paparannya menekankan pentingnya latihan dan persiapan bagi siapa pun yang ingin menguasai seni berbicara. “Tidak ada pembicara yang hebat tanpa latihan dan persiapan. Kebiasaan berlatih inilah yang membentuk kemampuan dan kepercayaan diri saat berbicara di depan publik,” ungkapnya.
Ia menutup dengan penegasan bahwa kunci utama public speaking terletak pada pola pikir. “Mindset positif sangat penting karena menjadi awal membangun rasa percaya diri. Jika seseorang sudah percaya diri, maka ia akan berkomitmen untuk terus berlatih dan berusaha menjadi pembicara yang hebat,” pungkasnya. (Fatima)