Pendidikan Jadi Fokus, Gubernur Anwar Hafid Tinjau SLB Salakan dan SMA 1 Tinangkung
- Rabu, 27 Agustus 2025 - 16:21 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mendapat sambutan hangat dari para siswa SMA Negeri 1 Tinangkung saat kunjungan kerja di Banggai Kepulauan. (Foto: Biro Administrasi Pimpinan)
Faktasulteng.id, Banggai Kepulauan - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan pendidikan menjadi prioritas pemerintah provinsi. Hal itu ia sampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke SLB Negeri Salakan dan SMA Negeri 1 Tinangkung, Selasa, 26 Agustus.
Kunjungan dimulai di SLB Negeri Salakan, Kecamatan Tinangkung. Di sana, Anwar melakukan peletakan batu pertama pembangunan tiga ruang kelas baru. Sekolah berkebutuhan khusus ini dirancang dengan konsep boarding school, dilengkapi ruang musik serta pembinaan keagamaan melalui salat lima waktu berjamaah.
Kepala SLB, Hartati H. Dj. Monggilo, mengatakan para siswa rutin mengikuti pameran untuk menampilkan karya kreatif dan keterampilan mereka.
Usai dari SLB, rombongan Gubernur menuju SMA Negeri 1 Tinangkung, sekolah tertua di Banggai Kepulauan yang berdiri di Jalan KRI Teluk Bayur. Kepala sekolah, Alwia, melaporkan sekolah itu memiliki 17 ruang kelas, ruang perpustakaan, laboratorium, 38 guru, serta 590 siswa.
Dalam pertemuan tersebut, Anwar menekankan bahwa kunjungannya bukan sekadar seremonial.
“Ini tanggung jawab seorang Gubernur. Tidak boleh ada alasan anak-anak Sulawesi Tengah tidak sekolah, baik SMA, SMK, maupun SLB. Tidak ada lagi pungutan, jangan halangi anak sekolah hanya karena tidak punya seragam. Pemerintah wajib memfasilitasi rakyatnya untuk belajar,” ujarnya.
Ia juga memastikan dukungan bagi akses pendidikan tinggi melalui beasiswa jalur prestasi maupun afirmasi bagi keluarga kurang mampu. Targetnya, setiap desa di Sulawesi Tengah memiliki minimal satu dokter.
Selain itu, Pemprov Sulteng bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin dalam bidang teknik metalurgi industri untuk membuka peluang kerja bagi lulusan, khususnya di kawasan industri Morowali.
“Mensarjanakan anak-anak Sulawesi Tengah adalah cita-cita kita. Jangan berpikir tidak bisa kuliah. Pemerintah akan mendukung, bahkan hingga ke luar negeri dengan skema kuliah sambil bekerja,” kata Anwar.
Dalam kunjungan itu, Anwar didampingi Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulteng Yudiawati V. Windarrusliana.
Momentum ini menjadi penanda arah kebijakan pemerintah provinsi dalam meningkatkan mutu pendidikan di Banggai Kepulauan, sekaligus membentuk generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. (**)