Bupati Sigi Dorong Petani Milenial, Siapkan MBG dan Sekolah Rakyat Berasrama
- Kamis, 25 September 2025 - 17:26 WITA
- Editor: Andry
Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae. (Foto: Andry/Faktasulteng.id)
Faktasulteng.id, Sigi - Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, menekankan pentingnya peran generasi muda untuk berani terjun menjadi petani milenial. Ia menilai sektor pertanian di Kabupaten Sigi sangat menjanjikan bagi masa depan.
Ia menegaskan bahwa harga gabah dan jagung harus stabil sesuai ketentuan yang ditetapkan.
“Harga gabah sekarang harus Rp 6.500 sekilo dan jagung harus Rp 5.500, dan harganya tidak boleh di bawah harga yang telah ditetapkan. Ini kami sudah kerja sama dengan Bulog, dan Bulog harus beli itu,” ujar Rizal.
Lebih lanjut, Rizal menyampaikan bahwa Pemda telah menyiapkan kebutuhan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), mulai dari tomat, rica, bawang, hingga ditambah dengan telur, ayam, dan daging.
“InsyaAllah tahun ini juga mungkin MBG akan mulai dibangun sebanyak tiga lokasi dari sebelumnya sepuluh yang kami ajukan, yaitu di Biromaru tepatnya di bekas kantor camat, Dolo di Desa Malu, dan Marawola tepatnya di kantor camat Marawola,” ujarnya.
Selain MBG, Rizal juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Sigi menjadi salah satu daerah yang mendapat program Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat.
“Dari 13 kabupaten dan kota di seluruh Sulawesi Tengah, Kabupaten Sigi tahun ini akan dibangunkan sekolah rakyat. Sekolah rakyat dari pemerintah pusat itu sekitar 200 miliar yang akan dibangun di Desa Pombewe. Sekolah rakyat ini untuk masyarakat yang dalam kategori miskin ekstrem dan miskin, yang akan sekolah di situ, mulai dari SD, SMP, dan SMA,” jelasnya.
Ia menambahkan, sekolah tersebut akan menerapkan sistem berasrama, tidak hanya bagi murid, tetapi juga untuk guru dan kepala sekolah.
“Para murid yang akan bersekolah di sekolah rakyat akan diasramakan. Setiap tingkatan dari SD, SMP, dan SMA akan ada asrama khusus yang bisa digunakan. Bahkan hingga guru dan kepala sekolah akan tinggal di asrama. Sudah banyak yang mendaftar untuk menjadi kepala sekolah di sekolah rakyat. InsyaAllah ini merupakan program bapak Presiden bagaimana tidak ada anak Indonesia yang tidak sekolah,” pungkasnya.
(Andry)