Pemprov Sulteng Siapkan Beasiswa Pascasarjana Terarah Lewat Program Berani Cerdas
- Jumat, 09 Januari 2026 - 16:05 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
- | Penulis: Redaksi
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyampaikan penguatan dan perluasan Program Beasiswa Berani Cerdas hingga jenjang S2 dan S3 sebagai strategi pembangunan sumber daya manusia daerah.(IST)
Faktasulteng.id, PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyiapkan perluasan Program Berani Cerdas hingga jenjang Magister (S2) dan Doktoral (S3) mulai 2026. Program gagasan Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si ini diarahkan untuk mencetak sumber daya manusia pada bidang-bidang strategis yang dibutuhkan daerah.
Berbeda dengan beasiswa jenjang Sarjana, perluasan Berani Cerdas ke jenjang S2 dan S3 akan difokuskan pada keilmuan tertentu, seperti kedokteran spesialis, pertambangan, tenaga ahli strategis, keperawatan, notariat, serta profesi insinyur. Seluruh biaya pendidikan ditanggung pemerintah daerah, dengan syarat penerima beasiswa wajib kembali mengabdi di Sulawesi Tengah sesuai bidang keahliannya.
Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa seleksi penerima beasiswa S2 dan S3 akan dilakukan secara ketat karena kuotanya terbatas dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah.
“Jurusan ilmu itu adalah yang menjadi kebutuhan daerah kita. S2 dan S3 juga akan kita lakukan, tetapi sangat selektif karena kuotanya terbatas. Tidak seperti S1. Ini harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan daerah kita,” kata Anwar.
Penguatan Program Berani Cerdas disampaikan Anwar Hafid saat penandatanganan nota kesepakatan bersama seluruh perguruan tinggi di Sulawesi Tengah yang digelar di Kantor Gubernur, Kamis (8/1/2026). Dalam kesempatan itu, Anwar menyebut langkah yang ditempuh Pemprov Sulawesi Tengah merupakan terobosan yang belum dilakukan oleh pemerintah provinsi lain di Indonesia.
“Saya kira di Indonesia ini belum ada provinsi yang bisa memberi program sebanyak ini,” ujarnya.
Menurut Anwar, Berani Cerdas bukan sekadar realisasi janji politik, melainkan kebijakan strategis untuk mendorong pemerataan akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Tengah.
“Bukan hanya janji kampanye semata, tetapi sebuah upaya kita memajukan provinsi ini melalui sektor SDM,” tuturnya.
Ia menambahkan, kemajuan daerah tidak dapat hanya bertumpu pada kekayaan alam, melainkan ditentukan oleh kualitas manusianya.
“Kita semua yakin, masa depan daerah ini bukan ditentukan oleh SDA, tetapi setinggi apa SDM yang dimiliki daerah ini,” tegas Anwar.
Sepanjang 2025, di bawah kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Program Beasiswa Berani Cerdas telah menjangkau 23.569 penerima dengan total anggaran lebih dari Rp84 miliar. Capaian tersebut menjadi pijakan awal pengembangan beasiswa ke jenjang S2 dan S3 sebagai strategi jangka panjang menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Generasi Emas 2045. (**)