IMA Sulteng Makassar Resmi Dilantik, Gubernur Anwar Titip Peran Mahasiswa
- Senin, 07 Juli 2025 - 11:09 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
(Foto: Biro Administrasi Pimpinan)
Faktasulteng.id, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah secara resmi mengukuhkan Badan Pengurus Harian Ikatan Mahasiswa (IMA) Sulteng Makassar periode 2025-2026 dalam sebuah seremoni di Baruga Anging Mammiri, Losari, Makassar, Sabtu, 5 Juli 2025.
Pengukuhan dilakukan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulawesi Tengah, Drs. Arfan, M.Si, mewakili Gubernur Sulteng, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si.
Muhammad Afdhal Syahputra didapuk sebagai ketua baru IMA Sulteng Makassar, memimpin organisasi mahasiswa tersebut untuk satu tahun ke depan.
Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Arfan, Gubernur Anwar menegaskan peran strategis mahasiswa dalam pembangunan bangsa. Ia menekankan bahwa mahasiswa harus hadir tidak hanya sebagai insan akademis, tetapi juga sebagai pribadi tangguh dan berkarakter.
“Mahasiswa adalah anak muda yang menjadi harapan masa depan. Mereka adalah bagian dari generasi maradika yang harus berani menghadapi tantangan dan tetap menjunjung akar budaya,” ujar Anwar Hafid.
Ia juga menyoroti pentingnya semangat Molibu (berjuang) dan Maparenta (mengabdi) di tanah perantauan. Gubernur menyebut IMA bukan sekadar wadah silaturahmi, tetapi juga ruang pembinaan intelektual dan karakter yang akan melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan.
Secara khusus, Gubernur Anwar menggarisbawahi komitmen pemerintah daerah terhadap pengembangan sumber daya manusia. Ia menyebut program unggulan Sulteng Nambaso sebagai upaya konkret agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap mendapat akses pendidikan yang layak.
“Kami ingin memastikan tidak ada anak Sulteng yang tertinggal karena faktor ekonomi. Pemerintah hadir, bekerja, dan berinovasi untuk mewujudkan ekosistem pendidikan yang inklusif dan kolaboratif,” tegasnya.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi terhadap pengurus baru IMA Sulteng Makassar. Ia berharap kepengurusan periode ini mampu menyusun program kerja yang responsif terhadap kebutuhan mahasiswa dan masyarakat.
“Prioritaskan penguatan kapasitas mahasiswa, pemberdayaan komunitas, dan bangun sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, maupun organisasi lainnya,” katanya.
Pemprov Sulteng, menurut Arfan, juga akan memberikan dukungan terhadap kegiatan IMA, selama sesuai dengan aturan dan pertimbangan objektif.
Menutup sambutan, Gubernur Anwar berpesan kepada seluruh mahasiswa Sulteng di Makassar agar tetap menjaga semangat belajar dan membawa perubahan bagi daerah.
“Jangan lelah bermimpi, jangan takut pulang membawa perubahan. Kalian adalah wajah Sulawesi Tengah di tanah orang,” pungkasnya. (**)