Gelar Loka Karya Literasi Digital, Dinas Perpustakaan Tolitoli Tekankan Fungsi Perpustakaan Tidak Hanya Tempat Menyimpan Buku

Gelar Loka Karya Literasi Digital, Dinas Perpustakaan Tolitoli Tekankan Fungsi Perpustakaan Tidak Hanya Tempat Menyimpan Buku Dinas Perpustakaan Tolitoli Gelar Loka Karya Literasi Digital, Dorong Pemanfaatan Perpustakaan sebagai Pusat Informasi dan Teknologi. (Foto: Nasha/Faktasulteng.id)
Pendidikan

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, TOLITOLI - Di era teknologi yang semakin canggih, perpustakaan kerap dianggap hanya sebagai tempat menyimpan buku. Kemudahan masyarakat dalam mengakses buku digital atau ebook dari rumah melalui internet membuat fungsi perpustakaan seolah tergeser.

Melihat kondisi tersebut, Dinas Perpustakaan Tolitoli menggelar kegiatan Loka Karya Literasi Digital untuk meningkatkan intensitas kunjungan masyarakat ke perpustakaan, meskipun tidak sekadar untuk membaca buku.

“Namun perpustakaan juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat untuk mengakses informasi secara digital karena saat ini sudah banyak perpustakaan yang menyediakan berbagai macam fasilitas yang tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat. Salah satunya fasilitas WIFI gratis yang bisa dimanfaatkan oleh para mahasiswa ketika mengerjakan tugas kuliah maupun skripsinya,” kata Kepala Dinas Perpustakaan Tolitoli, Lely Husna Bantilan, S.Sos., M.M.

Kegiatan yang mengusung tema “Memberikan Literasi Digital Membangun Generasi Cerdas dan Tangguh di Era Teknologi” ini digelar pada Selasa, 12 Agustus 2025, di Aula Dinas Perpustakaan Tolitoli. Ini merupakan pelaksanaan perdana di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Perpustakaan Tolitoli yang baru.

Dalam sambutannya, Lely Husna Bantilan menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen membangun perpustakaan sebagai pusat literasi digital. “Karena hal itu merupakan sebuah keharusan dalam menjawab tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis. Namun dalam kegiatan ini juga melibatkan pemahaman tentang etika penggunaan teknologi terhadap dampaknya pada masyarakat agar dapat memanfaatkan perangkat digital dengan baik,” tambahnya.

Bupati Tolitoli, H. Amran Hi. Yahya, yang turut hadir dan membuka kegiatan ini, menegaskan pentingnya acara tersebut, khususnya bagi generasi muda. “Kegiatan ini juga penting untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kesadaran dalam memanfaatkan teknologi secara cerdas dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Materi disampaikan oleh dua narasumber, yaitu perwakilan dari InfoPalu dan Andi Suherman selaku Kepala Bidang Informatika Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (DKIPS) Tolitoli. Dalam materinya, Andi Suherman menekankan pentingnya literasi digital di tengah kehidupan yang telah terintegrasi dengan teknologi.

“Contohnya pada saat ini sudah banyak orang yang tidak khawatir ketika tidak membawa dompet saat berpergian, namun banyak masyarakat yang takut dan khawatir tidak membawa handphone. Karena saat ini, semua sudah bisa diakses melalui handphone termasuk dalam metode pembayaran,” jelasnya.

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan penyerahan hadiah lomba perpustakaan yang digelar beberapa hari sebelumnya di sejumlah desa di 10 kecamatan Kabupaten Tolitoli. Penilaian lomba didasarkan pada beberapa kategori, salah satunya koleksi buku di perpustakaan.

Pemenang kategori SD antara lain:

  • Juara Terbaik 1: SDN 1 Tinigi
  • Juara Terbaik 2: SDN 1 Dondo
  • Juara Terbaik 3: SDN Pembina
  • Juara Terbaik 4: SDN 2 Lalulalang
  • Juara Terbaik 6: SDN 6 Tambun
  • Juara Terbaik 7: SDN 2 Salumpaga
  • Juara Harapan Terbaik 8: SDN 2 Galumpang

“Diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan fungsi perpustakaan yang tidak hanya sebagai tempat menyimpan buku, namun juga sebagai pusat informasi digital yang dapat diakses oleh masyarakat kapanpun dan dimanapun,” tutup Lely Husna Bantilan.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Kodim 1305/BT, Lapas Kelas IIB Tolitoli, Sekretaris Kecamatan Baolan, Lurah Baru, LPP RRI Tolitoli, pegiat literasi, mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum. (Nasha)