Wakil Bupati Tolitoli Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026
- Senin, 01 Juni 2026 - 11:49 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
- | Penulis: Aisyah Galuh , Kartika
Wakil Bupati Tolitoli Moh. Besar Bantilan memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Tolitoli, Senin (1/6/2026), sekaligus membacakan pidato Kepala BPIP RI yang menekankan pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Faktasulteng.id, TOLITOLI – Pemerintah Kabupaten Tolitoli menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Tolitoli, Senin (1/6/2026) pagi. Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin oleh Wakil Bupati Tolitoli, Moh. Besar Bantilan, yang bertindak sebagai inspektur upacara mewakili Bupati Tolitoli. Tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.”
Kegiatan diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta rangkaian prosesi upacara lainnya yang diikuti oleh unsur Forkopimda, pejabat pemerintah daerah, TNI-Polri, ASN, serta peserta upacara lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Moh. Besar Bantilan membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia dalam rangka Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. Dalam pidato tersebut disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pidato tersebut juga menegaskan bahwa tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” menunjukkan nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, tetapi juga dapat menjadi kontribusi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia. Pancasila disebut telah menjadi penuntun bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global, termasuk disrupsi teknologi dan dinamika geopolitik dunia. Di tengah keberagaman yang dimiliki Indonesia, Pancasila dinilai mampu menjaga persatuan bangsa sekaligus menjadi landasan dalam membangun kehidupan yang adil, damai, dan harmonis.
Selain itu, seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Para pemimpin daerah juga diharapkan memastikan setiap kebijakan yang diambil berlandaskan nilai keadilan sosial serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tolitoli berlangsung tertib dan penuh semangat kebangsaan sebagai wujud komitmen bersama dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.