Wabup Sigi Buka Seminar Penyusunan GDPK dan PJPK 2025, Tekankan Penguatan Kerja Lintas Sektor
- Selasa, 09 Desember 2025 - 19:06 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
- | Penulis: Andri Aziz Azandi
Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, membuka Seminar Penyusunan GDPK dan PJPK 2025 serta menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan kependudukan Kabupaten Sigi.
Faktasulteng.id, Sigi — Seminar Realisasi Penyusunan Dokumen Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) dan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Kabupaten Sigi Tahun 2025 digelar di Aula Kantor Bupati Sigi, Desa Bora, Kecamatan Sigi Kota. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Riadin Lahido, serta sejumlah kepala OPD dan jajaran terkait.
Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi mengapresiasi seluruh tim penyusun bersama DP2KB yang telah bekerja menyiapkan desain keseluruhan dokumen yang nantinya menjadi pedoman bersama.
“Untuk GDPK ini tentunya sejalan dengan misi besar bapak Presiden serta misi besar bangsa kita yaitu Indonesia Emas 2045,” ujar Samuel.
Ia menegaskan bahwa ketika dokumen ini telah selesai, seluruh OPD wajib menjadikannya sebagai pedoman, termasuk hingga ke tingkat kecamatan dan desa.
“Sehingga pesan kami agar memperkuat kerjasama lintas sektor. Artinya bahwa untuk melaksanakan GDPK dan PJPK tidak cukup hanya dari DP2KB,” ujarnya.
Samuel juga menyoroti persoalan pernikahan dini yang angkanya masih cukup tinggi di Kabupaten Sigi. Menurutnya, ke depan kasus tersebut harus dapat diintervensi, terutama di wilayah dengan tingkat pernikahan dini yang tinggi.
Di akhir sambutannya, ia kembali mengingatkan seluruh OPD untuk menjadikan GDPK dan PJPK sebagai pedoman kerja lintas sektor, di mana setiap OPD wajib memasukkan isu kependudukan ke dalam perencanaan dan program kerja.
“Ini untuk semua OPD, karena nantinya ini akan jadi dokumen dan saya yakin dokumen PJPK ini selaras dengan RPJMD,” pungkasnya.