Temui Massa Demo, GUBERNUR ANWAR HAFID TURUN GUNUNG: JAMIN HAK P3K DONGGALA tentang Pembayaran Gaji ke-13 dan Sisa THR!
- Rabu, 05 November 2025 - 14:23 WITA
- Editor: Apri
- | Penulis: Redaksi
Ratusan PPPK Donggala Berdialog Dengan Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, Terkait Kejelasan Gaji-13 dan THR
PALU, Faktasulteng.id – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menunjukkan empati dan komitmen serius Pemerintah Provinsi dengan menemui langsung ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Kabupaten Donggala yang menggelar aksi demonstrasi di halaman Kantor Gubernur, Rabu (5/11). Pertemuan yang berlangsung terbuka dan dialogis ini menjadi harapan baru bagi para P3K yang menuntut hak mereka, yaitu pembayaran sisa Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji ke-13.
Gubernur Anwar Hafid mengakui adanya kendala yang melatarbelakangi tertundanya hak P3K tersebut, yakni keterbatasan kemampuan keuangan daerah Kabupaten Donggala.
“Donggala itu hanya tinggal sekitar 20 miliar dana yang bisa digunakan untuk seluruh program. Jadi memang kondisinya berat, tapi InsyaAllah kita cari solusi bersama,” ujar Gubernur.
Jaminan Status dan Disiplin Kerja
Di hadapan massa P3K, Gubernur Anwar Hafid menegaskan jaminan status dan hak mereka yang setara dengan Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menekankan bahwa P3K tidak dapat diberhentikan tanpa alasan yang sah, selama mereka menjalankan tugas dan tanggung jawab.
“Sepanjang bekerja dengan baik dan bertanggung jawab, tidak ada alasan untuk diberhentikan. Hak kalian tetap dijamin oleh aturan yang berlaku,” tegas Anwar Hafid.
Meski menghadapi kesulitan finansial, Gubernur meminta seluruh P3K untuk tetap menjalankan tugas dengan disiplin, tanggung jawab, dan menjaga etika kerja.

Komitmen Pemprov: Fasilitasi Pertemuan Lanjutan
Gubernur juga mengonfirmasi bahwa sebagian THR sebesar 50 persen telah dibayarkan. Sementara untuk sisa THR dan Gaji ke-13, Gubernur Anwar Hafid menyatakan Pemprov Sulteng akan memfasilitasi pertemuan lanjutan. Pertemuan ini akan melibatkan perwakilan P3K, Bupati Donggala, dan pihak terkait guna merumuskan langkah-langkah penyelesaian terbaik.
“Pemerintah tidak lepas tangan. Ini sudah menjadi tanggung jawab bersama, dan kami terus mencari jalan keluarnya,” pungkasnya, sembari mengapresiasi kesabaran para tenaga P3K. (**)