Resmikan Dapur MBG di Parigi Moutong, Gubernur Anwar Hafid Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal
- Senin, 26 Januari 2026 - 09:20 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
- | Penulis: Redaksi
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid meresmikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG NDR Loji di Kelurahan Loji, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (IST)
Faktasulteng.id, Parigi Moutong - Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid meresmikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) NDR Loji yang berlokasi di Kelurahan Loji, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (24/1/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendukung program pemenuhan gizi masyarakat sekaligus penguatan ekonomi lokal.
Peresmian Dapur MBG SPPG NDR Loji berlangsung dengan pendampingan Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, jajaran pemerintah daerah, serta mitra terkait. Dapur MBG ini dikelola oleh Yayasan Mombangu Tuvu Ntodea dan dirancang untuk memenuhi standar pelayanan gizi, mulai dari kebersihan, sterilisasi ruang, hingga kesiapan sumber daya manusia.
Gubernur Anwar Hafid menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kualitas dan kesiapan fasilitas tersebut.
“SPPG NDR ini luar biasa. Saya sudah meninjau beberapa SPPG, tetapi yang ini sangat layak. Ruangannya bagus, steril, kebersihannya terjaga, seluruh ruangan ber-AC, dan yang paling penting para karyawannya sangat bersemangat,” ujar Gubernur.
Ia juga menegaskan pentingnya kesiapan bahan pangan dari dalam daerah.
“Kalau ada lima SPPG, dikali tiga ribu porsi per hari, bahan bakunya dari mana kalau tidak kita siapkan dari sekarang. Karena itu dibutuhkan sinergi pemerintah desa dan kelurahan untuk menghimbau masyarakat menyiapkan sumber bahan pokok,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan, “MBG ini tidak harus dari luar daerah, tetapi justru harus menghidupkan potensi dari dalam daerah Parigi Moutong.”
Seiring bertambahnya jumlah SPPG, kebutuhan bahan pokok seperti telur dan komoditas pangan lainnya diproyeksikan meningkat signifikan hingga ribuan porsi per hari. Kondisi ini menuntut kesiapan rantai pasok lokal agar ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah dapat ditekan.
Pemanfaatan bahan pangan lokal dalam program MBG diharapkan memberi dampak langsung bagi masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya petani, peternak, dan pelaku UMKM di Parigi Moutong. Selain mendukung pemenuhan gizi, program ini dinilai mampu menjadi penggerak ekonomi daerah berbasis potensi lokal.
Gubernur Anwar Hafid juga mengapresiasi langkah strategis Bupati Parigi Moutong yang dinilai telah menyiapkan terobosan dalam penguatan sumber bahan pangan lokal. Ke depan, Dapur MBG SPPG NDR Loji diharapkan menjadi model pelayanan gizi sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat di Sulawesi Tengah.