Peserta Manasik Haji Cilik PAUD Sigi Melonjak, Panitia Akui Kewalahan

Peserta Manasik Haji Cilik PAUD Sigi Melonjak, Panitia Akui Kewalahan Herlina, Ketua Panitia Pelaksanaan Manasik Haji Cilik PAUD IGTKI-PGRI Kabupaten Sigi tahun 2026. (Foto/Andri Faktsulteng).
Pemda

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, Sigi – Pelaksanaan Manasik Haji Cilik PAUD IGTKI-PGRI Kabupaten Sigi tahun 2026 mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Jumlah lembaga pendidikan yang mengikuti kegiatan tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kegiatan yang mengusung tema *“Melalui Peragaan Manasik Haji PAUD, Kita Wujudkan Pembelajaran Mendalam: Anak PAUD Berkarakter, Beriman, dan Berakhlak Mulia”* itu digelar di Lapangan Bola Putra, Desa Kaleke, Kabupaten Sigi, Sabtu (12/9/2026).

Ketua Panitia, Herlina, yang juga merupakan pengurus IGTKI Kabupaten Sigi, mengatakan kegiatan tahun ini diikuti jauh lebih banyak peserta dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.

Jika tahun lalu kegiatan hanya diikuti sekitar 30 lembaga, tahun ini jumlahnya meningkat menjadi hampir 80 hingga 100 lembaga, bahkan berdasarkan kondisi di lapangan jumlahnya diperkirakan lebih dari 100 TK.

“Kalau tahun sebelumnya kegiatan ini hanya diikuti kurang lebih 30 lembaga, pada Manasik Haji Cilik tahun ini pesertanya hampir 80 sampai 100 lembaga,” kata Herlina.

Menurutnya, peningkatan jumlah peserta tersebut cukup mengejutkan panitia. Sebab, sejumlah TK baru mendaftarkan diri sehari sebelum kegiatan berlangsung.

Kondisi tersebut kemudian membuat panitia menghadapi sejumlah kendala, salah satunya terkait ketersediaan tenda untuk menampung peserta, guru, dan orang tua yang hadir.

“Kami mohon maaf dengan keterbatasan kami sebagai panitia. Namun, semuanya dapat memahami kondisi tersebut. Kepada masyarakat dan para wali murid, utamanya, kami sangat salut dan berterima kasih karena sudah membawa semua murid dan anak-anaknya ke tempat kegiatan,” ujarnya.

Herlina menjelaskan, tingginya jumlah peserta juga menjadi tantangan tersendiri bagi panitia. Dengan jumlah panitia yang hanya tujuh orang, mereka harus menangani peserta yang mencapai lebih dari 1.000 orang, terdiri atas anak-anak, guru, dan orang tua.

Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah fasilitas dan penempatan peserta belum dapat tertata secara maksimal.

Ia menambahkan, berdasarkan daftar sekolah yang sebelumnya telah didata panitia, jumlah peserta diperkirakan tidak sebanyak yang hadir pada hari pelaksanaan. Namun, jumlah lembaga yang datang ternyata hampir dua kali lipat dari data awal.

“Insyaallah ke depannya pasti kami akan perbaiki, baik itu dalam pendaftaran sekolah-sekolah yang ikut maupun mungkin penyediaan tenda,” katanya.

Herlina mengatakan, tingginya partisipasi tahun ini menjadi catatan sekaligus motivasi bagi panitia untuk melakukan pembenahan agar pelaksanaan Manasik Haji Cilik berikutnya dapat berlangsung lebih tertib dan mampu menampung peserta dalam jumlah lebih besar.

Diketahui, kegiatan Manasik Haji Cilik PAUD IGTKI-PGRI Kabupaten Sigi tahun ini diikuti kurang lebih 1.000 murid, dengan jumlah lembaga TK yang hadir diperkirakan lebih dari 100 sekolah.