Pemkab Sigi Gelar Rapat Kerja di Kulawi Selatan, Bupati Tekankan Pelayanan Dasar dan Pengentasan Kemiskinan
- Sabtu, 07 Februari 2026 - 10:40 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
- | Penulis: Andry
Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae didampingi Wakil Bupati Samuel Yansen Pongi memimpin Rapat Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di Balai Desa Palamaki, Kecamatan Kulawi Selatan, Jumat (6/2/2026), guna menegaskan penguatan pelayanan dasar dan pengentasan kemiskinan.
Faktasulteng.id, SIGI – Pemerintah Kabupaten Sigi menggelar Rapat Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di Kecamatan Kulawi Selatan, Jumat (6/2/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WITA di Balai Desa Palamaki ini dipimpin langsung oleh Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae bersama Wakil Bupati Samuel Yansen Pongi, sebagai forum konsolidasi awal pemerintahan untuk memastikan pelayanan publik dan program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat hingga ke pelosok desa.
Rapat kerja tersebut dihadiri Ketua DPRD Sigi Minhar Tjeho, Ketua TP-PKK Sigi Siti Halwiah, Staf Ahli PKK Roro Istanti Pongi, sejumlah anggota DPRD, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimcam, camat, kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh pendidik, serta tokoh masyarakat se-Kecamatan Kulawi Selatan. Forum ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Bupati dan Wakil Bupati ke wilayah kecamatan.
Dalam arahannya, Bupati Rizal menegaskan bahwa fokus utama pemerintahan saat ini bukan semata pembangunan fisik yang bersifat seremonial, melainkan penguatan pelayanan dasar yang langsung dirasakan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan. Ia menekankan bahwa arahan Presiden Republik Indonesia menegaskan pentingnya kehadiran negara melalui pelayanan yang adil dan merata.
“Tidak ada artinya membangun bangunan megah jika di sekitar kita masih ada warga yang kesulitan makan, air bersih, atau layanan kesehatan. Itu berarti kita gagal sebagai pemerintah,” tegasnya.
Bupati meminta seluruh OPD bekerja dengan komitmen yang sama, profesional, dan tidak menjadikan jabatan sebagai sarana pencitraan. Ia juga menegaskan akan menugaskan OPD sebagai koordinator dan pengawas program lintas sektor di setiap kecamatan guna memastikan pelaksanaan program berjalan efektif, tepat sasaran, dan terkontrol.
Pada sektor pendidikan, Rizal menegaskan tidak boleh ada satu pun anak di Kabupaten Sigi yang putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi. Pemerintah daerah telah menyiapkan dukungan pembiayaan, termasuk penyediaan seragam sekolah gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu mulai dari jenjang PAUD hingga SMP. Sementara di sektor kesehatan, ia memastikan seluruh masyarakat harus memperoleh pelayanan tanpa diskriminasi melalui program pemeriksaan kesehatan gratis dan jaminan pengobatan bagi warga kurang mampu hingga ke tingkat desa, dengan dukungan standar operasional prosedur (SOP) yang memudahkan akses layanan, khususnya di wilayah terpencil.
Bupati Rizal juga menyoroti penanganan stunting yang harus dilakukan secara terbuka, terintegrasi, dan berkelanjutan melalui penguatan peran posyandu, kader kesehatan, serta pemerintah desa.
“Jangan takut melaporkan kondisi sebenarnya. Tugas pemerintah adalah hadir, memberi solusi, dan memastikan generasi kita tumbuh sehat dan cerdas,” ujarnya.
Selain itu, ia meminta para kepala desa memberikan perhatian serius terhadap kebersihan lingkungan. Pemerintah Kabupaten Sigi akan melakukan penilaian serta publikasi desa terbersih dan desa dengan tingkat kebersihan terendah sebagai bagian dari upaya membangun budaya hidup bersih dan sehat. Rapat kerja ini menegaskan komitmen Pemkab Sigi untuk memperkuat koordinasi lintas sektor serta memastikan setiap kebijakan daerah berangkat dari kondisi riil masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya di wilayah pedesaan.