Pemkab Sigi dan BAKTI Komdigi Dorong UMKM dan Pariwisata Manfaatkan Infrastruktur Digital

Pemkab Sigi dan BAKTI Komdigi Dorong UMKM dan Pariwisata Manfaatkan Infrastruktur Digital Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi Nuim Hayat, perwakilan BAKTI Komdigi, para narasumber, serta peserta usai penutupan Pelatihan Transformasi Digital Bisnis UMKM dan Pariwisata
Pemda

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, SIGI Pemerintah Kabupaten Sigi bersama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Komdigi terus mendorong pemanfaatan infrastruktur digital secara produktif, khususnya pada sektor pendidikan, kesehatan, UMKM, pariwisata, dan komunitas di wilayah yang selama ini belum terjangkau layanan internet secara komersial.

Hal tersebut disampaikan Kepala Divisi Layanan Telekomunikasi dan Informasi Masyarakat BAKTI Komdigi, Gumala Warman, dalam kegiatan Pelatihan Transformasi Digital Bisnis untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Pariwisata yang digelar di Hotel Best Western Plus Coco Palu, Rabu (17/12/2025) sore.

Gumala Warman menjelaskan bahwa kehadiran BAKTI Komdigi bertujuan menutup kesenjangan layanan telekomunikasi di daerah-daerah yang masih mengalami blank spot atau belum layak secara bisnis bagi operator komersial. Setelah infrastruktur dibangun, BAKTI Komdigi berkewajiban memastikan pemanfaatannya memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Infrastruktur yang sudah dibangun harus memberikan manfaat nyata. Karena itu, kami fokus pada sektor-sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, UMKM, pariwisata, serta pemberdayaan komunitas agar internet dimanfaatkan untuk kegiatan yang produktif," ujar Gumala.

Melalui pelatihan tersebut, pelaku UMKM dan pariwisata didorong untuk memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana utama pengembangan usaha. Bagi UMKM, pemanfaatan teknologi diharapkan mampu meningkatkan penjualan, memperluas pasar, serta memperkuat tata kelola usaha. Sementara di sektor pariwisata, teknologi informasi menjadi alat strategis untuk mempromosikan potensi wisata daerah agar dikenal lebih luas, baik secara nasional maupun internasional.

Gumala juga menegaskan bahwa Kabupaten Sigi menjadi salah satu daerah prioritas BAKTI Komdigi, mengingat besarnya potensi wisata lokal yang masih membutuhkan dukungan promosi berbasis digital.

"Harapannya, hasil pelatihan ini bersifat aplikatif dan benar-benar diterapkan dalam aktivitas bisnis peserta. Ke depan, kami juga akan melakukan monitoring dan evaluasi untuk melihat progres serta memastikan manfaatnya berkelanjutan," tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi, Nuim Hayat, yang hadir sekaligus menutup kegiatan secara resmi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pihak penyelenggara atas terselenggaranya pelatihan tersebut.

Dalam sambutannya, Nuim Hayat menegaskan bahwa transformasi digital merupakan kebutuhan yang tidak terelakkan di tengah persaingan dan tantangan era digital saat ini. Ia berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dan pariwisata, khususnya dalam pemasaran digital, pengelolaan usaha berbasis teknologi, serta peningkatan daya saing produk dan destinasi wisata daerah.

"Ilmu yang diperoleh dari pelatihan ini harus terus dikembangkan dan diimplementasikan. Inovasi dan adaptasi teknologi menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," tegasnya.

Kegiatan penutupan berlangsung lancar dan penuh antusiasme, mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Sigi bersama BAKTI Komdigi dalam memperkuat UMKM dan pariwisata melalui pemanfaatan teknologi digital yang berkelanjutan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Sigi Jufrin, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Rolly, Kabid E-Government Diskominfo Aldisyar, para narasumber, serta peserta pelatihan.