Ketua DPRD Sulteng Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Sinkronisasi Program dan Optimalisasi Pendapatan Daerah
- Selasa, 28 April 2026 - 21:43 WITA
- Editor: Abdy Nusantara
- | Penulis: Abdy Nusantara
Ketua DPRD Sulteng H. Mohammad Arus Abdul Karim, menghadiri secara langsung pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) . (Foto/Humas DPRD Sulteng).
Faktasulteng.id, Palu – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), H. Mohammad Arus Abdul Karim, menghadiri secara langsung pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sulteng Tahun 2027 yang digelar di Grand Syah Hotel Palu, Senin (27/04/2026).
Kehadiran Ketua DPRD Sulteng bersama pimpinan dan anggota DPRD lainnya tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan arah perencanaan pembangunan daerah berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat serta kebijakan strategis pemerintah daerah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sulteng Anwar Hafid, Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido, anggota DPR RI dan DPD RI daerah pemilihan Sulteng, para kepala daerah kabupaten/kota, serta jajaran pejabat Pemprov Sulteng. Sejumlah kementerian juga mengikuti kegiatan ini secara virtual.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Sulteng H. Mohammad Arus Abdul Karim menegaskan bahwa Musrenbang merupakan ruang strategis dalam menyatukan arah pembangunan daerah.
“Musrenbang merupakan perintah UU No.25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional (SPPN), sehingga hal ini menjadi ruang dialog simetris untuk menyatukan visi misi pembangunan provinsi Sulteng,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa forum ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk memastikan program pembangunan tahun 2027 benar-benar berbasis pada kebutuhan riil masyarakat dan selaras dengan dokumen RPJMD 2025–2029.
Sebagai lembaga representasi rakyat, DPRD Sulteng lanjutnya, menjalankan fungsinya sebagaimana diatur dalam Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Tata Tertib DPRD. Seluruh aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui kegiatan reses dan kunjungan daerah pemilihan (kundapil) menjadi dasar dalam penyusunan pokok-pokok pikiran DPRD.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyebut sejumlah program prioritas pemerintah daerah, khususnya “Sembilan Berani”, yang dinilai telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya progam berani cerdas dan berani sehat.
Di sisi lain, Ketua DPRD juga menekankan pentingnya optimalisasi pendapatan daerah dengan mendorong perangkat daerah lebih proaktif menggali potensi sumber pendapatan berbasis data riil.
Lebih jauh, DPRD Sulteng juga menunjukkan peran aktif dalam memperjuangkan peningkatan kapasitas fiskal daerah, khususnya melalui inisiatif pembentukan forum DPRD provinsi penghasil nikel.
Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyatukan persepsi dalam merumuskan program pembangunan yang tepat sasaran.
“Forum Musrenbang RKPD Provinsi Sulteng tahun 2027 ini mengajak kepada semua pihak yang kompeten untuk menyamakan persepsi demi untuk menghasilkan perencanaan program-program pembangunan daerah yang tepat sasaran dibutuhkan oleh masyarakat,” tutupnya.*(Abdy HM).