Kabid PAUD Sigi Dorong Manasik Haji Cilik Jadi Program Bersama IGTKI dan PP PAUD

Kabid PAUD Sigi Dorong Manasik Haji Cilik Jadi Program Bersama IGTKI dan PP PAUD Rastam, Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Nonformal (PNF) Dinas Pendidikan Kabupaten Sigi. (Foto/Andri Faktasulteng)
Pemda

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, Sigi – Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Nonformal (PNF) Dinas Pendidikan Kabupaten Sigi, Rastam, mendorong kegiatan Manasik Haji Cilik PAUD dapat dikembangkan menjadi program bersama antara IGTKI-PGRI dan PP PAUD Kabupaten Sigi.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri pelaksanaan Manasik Haji Cilik PAUD IGTKI-PGRI Kabupaten Sigi di Lapangan Bola Putra, Desa Kaleke, Kabupaten Sigi, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan yang mengusung tema *“Melalui Peragaan Manasik Haji PAUD, Kita Wujudkan Pembelajaran Mendalam: Anak PAUD Berkarakter, Beriman, dan Berakhlak Mulia”* tersebut diikuti ratusan anak PAUD bersama guru dan orang tua.

Rastam mengatakan, kegiatan Manasik Haji Cilik merupakan program IGTKI-PGRI Kabupaten Sigi yang dilaksanakan setiap tahun. Melihat tingginya antusiasme peserta, pihaknya berencana mendorong kegiatan tersebut agar ke depan dapat dilaksanakan melalui kolaborasi dengan PP PAUD Kabupaten Sigi.

“Insyaallah, setelah kami berbincang dengan Ketua PP PAUD, insyaallah tahun depan akan dikerjasamakan dengan PP PAUD Kabupaten Sigi dan IGTKI,” ujar Rastam.

Menurutnya, rencana tersebut juga didorong oleh tingginya jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tahun ini. Bahkan, sekitar 30 petak tenda yang telah disediakan panitia dinilai belum mampu menampung seluruh peserta dan orang tua yang hadir.

“Melihat dari 30 petak tenda yang disediakan panitia, ternyata tidak cukup. Oleh karena itu, ini juga insyaallah akan kami bahas bersama Ketua PP PAUD Kabupaten Sigi,” katanya.

Rastam menilai Manasik Haji Cilik memiliki nilai edukatif karena menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengenal salah satu rukun Islam, yakni ibadah haji, sejak usia dini.

Ia mengajak para orang tua dan peserta menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk memperkenalkan nilai-nilai keagamaan kepada anak.

“Saya berharap kepada anak-anak sekalian serta orang tua, mari kita jadikan kegiatan hari ini sebagai momentum untuk memperkenalkan anak-anak kita terkait dengan rukun Islam yang kelima,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan manasik di tingkat PAUD dinilai penting karena usia tersebut merupakan fase awal dalam pembentukan karakter anak.

Melalui kegiatan yang dilakukan secara langsung dan menyenangkan, anak-anak tidak hanya dikenalkan dengan tata cara ibadah haji, tetapi juga nilai-nilai sosial seperti gotong royong, kerja sama, dan tenggang rasa.

“Kenapa Manasik Haji Cilik ini dilaksanakan di tingkat PAUD? Karena PAUD merupakan pondasi dasar untuk meletakkan karakter anak-anak kita, agar mereka memahami bagaimana hidup gotong royong, bagaimana hidup bekerja sama, dan bagaimana hidup tenggang rasa dengan teman-temannya,” jelas Rastam.

Ia menilai kegiatan tersebut sangat positif dan mendapat dukungan dari PP PAUD Kabupaten Sigi.

“Ini sangat positif sekali dan pengurus PP PAUD Kabupaten Sigi sangat mendukung kegiatan ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, Rastam mengajak seluruh pengelola PAUD di Kabupaten Sigi untuk terus membangun sinergi dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi anak-anak dan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya kerja sama dan komunikasi antarpengelola PAUD dalam menyukseskan program-program bersama.

“Utamakan musyawarah untuk mencapai mufakat,” pungkasnya.