Gubernur Anwar Hafid Tekankan Pengawasan Lingkungan di Puncak HUT ke-26 Morowali
- Jumat, 05 Desember 2025 - 17:09 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
- | Penulis: Redaksi
Gubernur Sulteng Anwar Hafid memimpin upacara HUT ke-26 Morowali dan menegaskan pentingnya pengawasan lingkungan di tengah pesatnya industri daerah (IST).
Faktasulteng.id, MOROWALI - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Morowali berlangsung khidmat sekaligus meriah di Alun-Alun Rumah Jabatan Bupati Morowali, Jumat (5/12/2025). Mengusung tema “Morowali Tangguh, Morowali Juara”, perayaan ini menjadi ruang refleksi sekaligus konsolidasi seluruh elemen daerah dalam memperkuat daya saing Morowali yang terus berkembang pesat.
Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., memimpin langsung jalannya upacara sebagai inspektur, sementara Zaharuddin Haruza, S.STP., ditunjuk sebagai komandan upacara.
Dalam amanatnya, Gubernur Anwar Hafid menyoroti pentingnya pengawasan lingkungan yang lebih ketat, terutama melihat laju aktivitas industri yang menempatkan Morowali sebagai pusat perhatian nasional hingga internasional.
“Gadis cantik bernama Morowali ini telah tumbuh dan menjadi rebutan dunia. Jangan sampai terjadi pendarahan. Tanda-tanda itu sudah tampak, maka pemerintah dan masyarakat harus menjaga lingkungan tanpa kompromi,” tegasnya.
Anwar mengingat kembali pemikirannya dalam tulisan berjudul “Menuju Bintang Dunia” saat dirinya masih menjabat sebagai bupati, dan menyebut bahwa kini sebagian besar visi tersebut telah menjadi kenyataan. Ia menegaskan Morowali telah menjelma menjadi daerah strategis dan kini menjadi tulang punggung Pendapatan Asli Daerah Sulawesi Tengah, dengan kontribusi mendekati 60 persen.
Karena itu, ia meminta masyarakat Morowali tidak hanya menjadi penonton di tengah derasnya arus perkembangan industri. “Sudah saatnya masyarakat Morowali menjadi pemain utama dan mengambil peran besar di tanah sendiri,” ujarnya.
Selain isu lingkungan, pengembangan Sumber Daya Manusia juga menjadi sorotan utama. Anwar mengingatkan pentingnya pendidikan sebagai pondasi generasi Morowali ke depan. “Biarkan nikel habis, tapi jangan biarkan SDM kita habis. Sekolahkan anak-anak kita setinggi mungkin. Jangan ada lagi anak putus sekolah,” pesannya.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap Pemerintah Kabupaten Morowali atas konsistensinya menjaga stabilitas pembangunan di tengah dinamika pertumbuhan industri yang begitu cepat. Gubernur tak lupa menegaskan agar nilai-nilai Tepa Asa Maroso, adat, dan kearifan lokal tetap dijadikan pijakan moral masyarakat.
“Majunya Morowali adalah kunci majunya Sulawesi Tengah. Terus berkarya, jadikan Morowali tangguh dan Morowali juara,” tutupnya.
Peringatan HUT ke-26 Morowali turut dihadiri Wamendagri III Komjen Pol (Purn) Dr. Akhmad Wiyagus, Kapolda Sulteng Irjen Pol Dr. Endi Sutendi, Ketua TP PKK Sulteng Ny. Sry Nirwanti Bahasoan, jajaran Forkopimda, para bupati se-Sulawesi Tengah, tokoh adat, TNI/Polri, camat, kepala desa, serta masyarakat.