Gubernur Anwar Hafid Dukung Sulteng Jadi Tuan Rumah Rapimnas Umat Buddha 2025
- Rabu, 12 November 2025 - 08:14 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
- | Penulis: Redaksi
Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., menerima audiensi Ketua Yayasan Karuna Dipa Palu, Wijaya Chandra, bersama pengurus Dewan Umat Buddha Sulteng di ruang kerjanya
Faktasulteng.id, PALU — Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., menerima audiensi Ketua Yayasan Karuna Dipa Palu, Wijaya Chandra, bersama pengurus Dewan Umat Buddha Sulawesi Tengah, di ruang kerjanya, Selasa sore (11/11/2025).
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain sebagai ajang silaturahmi, rombongan Yayasan Karuna Dipa juga menyampaikan rencana kegiatan keagamaan berskala nasional yang akan dipusatkan di Kota Palu.
Dalam laporannya, Ketua Yayasan Karuna Dipa, Wijaya Chandra, mengungkapkan bahwa Sulawesi Tengah telah ditetapkan sebagai tuan rumah Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Umat Buddha yang akan berlangsung pada 14–15 November 2025. Ia menjelaskan, para pemuka agama Buddha dan biksu dari berbagai daerah di Indonesia akan mulai berdatangan ke Palu menjelang pelaksanaan kegiatan.
“Mulai besok, para biksu dari berbagai wilayah akan tiba di Palu,” ujar Wijaya Chandra.
Selain itu, ia turut mengundang Gubernur Anwar Hafid untuk menghadiri sekaligus meresmikan Vihara Karuna Dipa Palu pada 16 November 2025. Vihara tersebut akan menjadi pusat kegiatan keagamaan umat Buddha di Sulawesi Tengah, khususnya di wilayah Kota Palu.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah Rapimnas. Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi siap memberikan dukungan penuh demi kelancaran kegiatan dan kenyamanan para peserta.
“Saya tentu sangat mendukung dan menyambut baik kegiatan nasional ini. Pemerintah Provinsi akan berupaya agar pelaksanaannya berjalan lancar dan para tamu merasa nyaman selama di Palu,” ujarnya.
Gubernur juga memastikan dirinya akan hadir dalam peresmian Vihara Karuna Dipa. Ia berharap, kegiatan keagamaan tersebut dapat menjadi momentum memperkuat nilai-nilai kerukunan, toleransi, dan harmoni antarumat beragama di Sulawesi Tengah.
“Semoga Rapimnas dan peresmian vihara ini dapat semakin meneguhkan budaya keberagaman yang telah lama hidup dalam masyarakat kita,” tandasnya. (**)