Gedung Baru SMK Negeri 1 Luwuk Resmi Beroperasi, Menandai Pemulihan Pasca Kebakaran 2021
- Kamis, 20 November 2025 - 11:49 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
- | Penulis: Redaksi
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid meresmikan gedung baru SMK Negeri 1 Luwuk, menandai pemulihan total fasilitas sekolah pasca kebakaran 2021. (IST)
Faktasulteng.id, LUWUK - Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, meresmikan gedung baru SMK Negeri 1 Luwuk pada Selasa, 18 November 2025. Peresmian ini menjadi tonggak pemulihan total fasilitas pendidikan yang sebelumnya luluh lantak akibat kebakaran pada 2021. Upacara peresmian berlangsung meriah dengan kehadiran Bupati Banggai Ir. Amirudin Tamoreka, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulteng Yudiawati V. Windarrusliana, SKM., M.Kes., unsur Forkopimda, jajaran guru, hingga ratusan siswa.
Dalam sambutannya, Anwar Hafid menekankan bahwa pembangunan kembali gedung sekolah kejuruan tersebut merupakan implementasi nyata komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam memperkuat pendidikan vokasi. Ia menegaskan, langkah tersebut sejalan dengan Program 9 BERANI, khususnya pilar BERANI Cerdas, yang menempatkan pendidikan sebagai fondasi penciptaan generasi yang unggul. “Kami ingin memastikan setiap peserta didik mendapatkan lingkungan belajar yang layak, nyaman, dan adaptif terhadap perkembangan pendidikan vokasi,” ujarnya.
Anwar juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemerintah daerah hingga tenaga pendidik. Ia berharap fasilitas baru ini mampu mendorong peningkatan kualitas pembelajaran, memperluas akses pendidikan vokasi, serta mempersiapkan siswa menghadapi tantangan dunia kerja dan peluang wirausaha.
Dari laporan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulteng, Yudiawati V. Windarrusliana, pembangunan kompleks baru SMK Negeri 1 Luwuk menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik 2025 senilai Rp12,5 miliar. Proyek ini termasuk dalam program strategis daerah 2024 dan berada di bawah supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Adapun fasilitas yang dibangun meliputi sepuluh ruang kelas, satu ruang praktik pariwisata, lima laboratorium, satu perpustakaan, dan satu unit toilet empat bilik. Besarnya alokasi pembangunan diberikan karena bangunan sebelumnya dinyatakan rusak total akibat kebakaran 24 Mei 2021.
Pada 2024, Dinas Pendidikan turun tangan melalui metode swakelola tipe satu. Uji mutu mengonfirmasi bahwa seluruh bangunan lama tak layak direhabilitasi sehingga harus dibongkar. Peletakan batu pertama berlangsung pada Oktober 2024. Meski proyek mengalami tiga kali perpanjangan, seluruh tahapan rampung tepat waktu hingga dapat diresmikan hari ini.
Optimalisasi anggaran swakelola menghasilkan penambahan ruang dari sepuluh menjadi empat belas unit. Jumlah fasilitas toilet juga meningkat menjadi enam unit dengan total dua puluh satu bilik, tanpa mengurangi standar konstruksi. Pengendalian mutu dilakukan berlapis, mencakup perencanaan, pemilihan material, uji beton, hingga administrasi teknis. Seluruh gedung dinyatakan layak digunakan meskipun beberapa bagian masih menunggu penyelesaian minor.
Kini SMK Negeri 1 Luwuk memiliki tiga gedung berlantai dua dengan warna berbeda sebagai identitas baru kampus pendidikan vokasi ini. Hadirnya fasilitas tersebut diharapkan memperkuat layanan pendidikan kejuruan di Kabupaten Banggai dan menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam menghadirkan sistem pendidikan yang modern, berkelanjutan, dan berdaya saing.