DPRD Sulteng Tegaskan Komitmen Lingkungan di Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Alfiani: “Saatnya Bekerja untuk Iklim Melalui Tindakan Nyata”
- Senin, 08 Juni 2026 - 17:04 WITA
- Editor: Abdy Nusantara
- | Penulis: Abdy Nusantara
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Alfiani Eliata turut berpartisipasi dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di kawasan Kampung Nelayan Kota Palu. (Foto/Humas DPRD Sulteng).
Faktasulteng.id, Palu – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah menunjukkan komitmennya terhadap isu lingkungan hidup dengan turut berpartisipasi dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di kawasan Kampung Nelayan, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sabtu (6/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Alfiani Eliata Sallata, hadir bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, serta berbagai elemen masyarakat yang turut memeriahkan peringatan tahunan tersebut.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim” (#NowforClimate) dan dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia yang terhubung melalui telekonferensi bersama Presiden Republik Indonesia.
Alfiani Eliata Sallata menilai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi ruang refleksi bersama untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan serta meningkatkan kolaborasi dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin nyata.
Menurutnya, perubahan iklim saat ini telah memberikan dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari meningkatnya cuaca ekstrem, menurunnya kualitas lingkungan, hingga ancaman terhadap keberlanjutan sumber daya alam yang menjadi penopang kehidupan masyarakat.
Ia menegaskan, tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim” harus dimaknai sebagai ajakan untuk melakukan aksi nyata, bukan sekadar wacana. Menurutnya, upaya menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
“Kita tidak bisa lagi hanya menjadi penonton. Saatnya bekerja untuk iklim melalui tindakan sederhana namun berkelanjutan, seperti menjaga kebersihan lingkungan, menanam pohon, menjaga kawasan pesisir dan hutan, serta mendukung kebijakan pembangunan yang berwawasan lingkungan,” katanya.
Lebih lanjut, Alfiani menegaskan bahwa DPRD Provinsi Sulawesi Tengah siap mendukung berbagai program pemerintah daerah yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan dan perlindungan lingkungan hidup. Dukungan tersebut, kata dia, penting untuk memastikan keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan kelestarian alam dapat berjalan secara beriringan.
Ia juga mengingatkan bahwa Sulawesi Tengah merupakan daerah yang memiliki kekayaan alam melimpah, mulai dari kawasan pesisir dan laut, kawasan hutan, hingga keanekaragaman hayati yang menjadi aset penting bagi pembangunan daerah. Oleh karena itu, diperlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan demi generasi mendatang.
Rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 tersebut ditutup dengan sesi foto bersama unsur Forkopimda dan para peserta kegiatan, yang kemudian dilanjutkan dengan makan siang bersama sebagai bentuk kebersamaan dan komitmen kolektif dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di Sulawesi Tengah. *(Abdy HM).