Bupati Tolitoli Buka Muskab PMI 2026, Dorong Penguatan Pelayanan Kemanusiaan
- Selasa, 04 Agustus 2026 - 06:54 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
- | Penulis: Kartika
Bupati Tolitoli membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) PMI Kabupaten Tolitoli Tahun 2026 di Aula Hotel Mitra Utama, Senin (3/8/2026).
Faktasulteng.id, TOLITOLI – Bupati Tolitoli secara resmi membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tolitoli Tahun 2026 yang digelar di Aula Hotel Mitra Utama, Lantai II, Senin (3/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi pelaksanaan program kerja kepengurusan periode sebelumnya, penyusunan arah kebijakan dan rencana kerja organisasi lima tahun ke depan, serta pemilihan dan penetapan Ketua PMI Kabupaten Tolitoli masa bakti 2026–2031.
Musyawarah dihadiri Bupati Tolitoli, Wakil Bupati Tolitoli, Ketua DPRD Kabupaten Tolitoli, Ketua Bidang Organisasi dan Komunikasi PMI Provinsi Sulawesi Tengah yang mewakili Ketua PMI Sulawesi Tengah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para camat, pengurus PMI, serta peserta musyawarah.
Ketua PMI Kabupaten Tolitoli, Mustaring, dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan relawan PMI yang selama masa kepengurusan telah bekerja sama menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Tolitoli yang selama ini terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan PMI.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus yang telah bersama-sama menjalankan amanah organisasi. Begitu pula kepada Forkopimda yang selalu memberikan dukungan ketika PMI membutuhkan bantuan dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan. Saya berharap semangat kerelawanan ini terus dipertahankan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi dan Komunikasi PMI Provinsi Sulawesi Tengah, H. Amirudin Syam Sahib, yang mewakili Ketua PMI Sulawesi Tengah, mengatakan PMI selama ini terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan. Menurutnya, pelayanan tersebut meliputi kegiatan donor darah, penanggulangan bencana, pembinaan relawan, pembinaan Palang Merah Remaja (PMR), pelayanan kesehatan, hingga berbagai aksi sosial lainnya.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah hal yang perlu menjadi bahan evaluasi bersama agar PMI semakin profesional, mandiri, serta semakin dipercaya dan dicintai masyarakat.
"Musyawarah ini menjadi momentum untuk mengevaluasi berbagai program yang telah dilaksanakan sekaligus menyusun langkah-langkah strategis agar PMI ke depan semakin baik dalam memberikan pelayanan kemanusiaan," katanya.
Dalam sambutannya, Bupati Tolitoli Hi Amran Hi Yahya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran PMI Kabupaten Tolitoli atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan kepada masyarakat. Menurutnya, berbagai kegiatan kemanusiaan yang dijalankan PMI merupakan bentuk kepedulian yang patut diapresiasi dan menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Tolitoli.
"Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus PMI yang selama ini telah mengabdikan diri untuk masyarakat. Apa yang telah dilakukan merupakan wujud nyata nilai-nilai kemanusiaan yang sangat kami apresiasi," ujar Bupati.
Bupati berharap Musyawarah Kabupaten PMI Tahun 2026 dapat menghasilkan kepengurusan yang solid, amanah, dan mampu membawa organisasi semakin maju dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mengajak seluruh peserta musyawarah untuk menjadikan forum tersebut sebagai sarana memperkuat koordinasi, menyusun program kerja yang lebih baik, serta meningkatkan peran PMI sebagai organisasi kemanusiaan yang selalu hadir membantu masyarakat dalam berbagai kondisi.
Dengan terselenggaranya musyawarah tersebut, diharapkan PMI Kabupaten Tolitoli mampu memperkuat kapasitas organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan kemanusiaan, serta terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam bidang sosial, kesehatan, kebencanaan, dan kegiatan kemanusiaan lainnya.