Bupati Sigi: RSUD Kauria Wujud Peningkatan Layanan Kesehatan bagi Masyarakat Kulawi Raya

Bupati Sigi: RSUD Kauria Wujud Peningkatan Layanan Kesehatan bagi Masyarakat Kulawi Raya Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, saat menyampaikan komitmen Pemda Sigi dalam peningkatan layanan kesehatan melalui pembangunan RSUD Kauria pada peringatan HKN ke-61 di Kabupaten Sigi.
Pemda

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, SIGI Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi dalam menyiapkan sarana dan prasarana kesehatan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Kabupaten Sigi.

Salah satu wujud komitmen tersebut adalah pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kauria yang diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah Kulawi Raya.

“Dengan adanya RSUD Kauria itu juga akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang ada di sekitar Kulawi Raya, karena kita tahu bagaimana infrastruktur jalan dan juga jarak yang jauh kalau mau ke RSUD Tora Belo,” ujar Rizal.

Ia berharap, melalui momentum peringatan HKN ini, Kabupaten Sigi dapat menurunkan angka stunting, kemiskinan, serta angka kematian bayi dan ibu, sekaligus meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat melalui program nasional pengobatan gratis dan program daerah SIGI MASAGENA.

“Ini sudah kita siapkan pengobatan gratis lewat SIGI MASAGENA, baik itu RSUD Tora Belo sampai rujukan ke RSUD Anutapura hingga ke Makassar,” ujarnya.

Terkait kendala yang masih dihadapi, Bupati Rizal menyoroti keterbatasan tenaga dokter spesialis di RSUD Kauria. Ia menyampaikan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

“Tentunya ada beberapa dokter ahli mereka yang dibutuhkan oleh RSUD Kauria, InsyaAllah hal tersebut bisa dipenuhi dalam waktu dekat,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan akan mendorong percepatan agar RSUD Kauria dapat meningkat statusnya menjadi rumah sakit tipe D, bahkan hingga tipe C, serta menerapkan sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) agar dapat bekerja sama dengan BPJS dan melengkapi sarana-prasarana yang dibutuhkan.

“InsyaAllah tahun depan untuk RSUD Kauria ruang operasi akan disiapkan sebagai salah satu syarat untuk bisa kategori tipe D ke tipe C, dan itu sementara disiapkan perencanaannya,” tuturnya.

Saat ini, RSUD Kauria masih melayani pelayanan dasar dengan spesialisasi di bidang anak, kebidanan, kandungan, dan penyakit dalam. (Andry)