Bupati Sigi: PKK Bukan Sekadar Jabatan, tetapi Panggilan untuk Membawa Perubahan
- Selasa, 15 September 2026 - 18:32 WITA
Rapat Koordinasi yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Aula Kantor Bupati Sigi, Desa Bora, Kecamatan Sigi Kota. (Foto/Andri Faktasulteng).
Faktasulteng.id, Sigi – Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae menegaskan bahwa peran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan panggilan untuk membawa perubahan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Rizal saat menghadiri rapat koordinasi TP-PKK Kabupaten Sigi yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Aula Kantor Bupati Sigi, Desa Bora, Kecamatan Sigi Kota, Selasa (15/9/2026).
Menurut Rizal, keberadaan TP-PKK memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program pembangunan pemerintah daerah. Dengan sinergi dan dedikasi yang kuat, 10 Program Pokok PKK diyakini dapat semakin berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“10 Program Pokok PKK yang dikerjakan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Sigi merupakan indikator organisasi perangkat daerah. Tim Penggerak PKK membantu program organisasi perangkat daerah tersebut agar cepat tercapai dan terwujud,” jelasnya.
Rizal mengatakan, TP-PKK merupakan kekuatan sosial berbasis keluarga yang dibangun secara berjenjang, mulai dari tingkat desa hingga pusat. Melalui berbagai gerakan pemberdayaan yang dilakukan PKK, menurutnya, dapat lahir perubahan sosial yang nyata di tengah masyarakat.
Perubahan tersebut antara lain tercermin melalui terwujudnya keluarga yang sehat, anak-anak yang mendapatkan pendidikan dengan baik, perempuan yang berdaya, serta lingkungan keluarga dan masyarakat yang semakin mandiri.
“Peran PKK dinilai strategis dalam mendukung pembangunan jangka panjang dalam membentuk generasi unggul menuju masa depan Indonesia yang lebih gemilang,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi dan sinergi antara lembaga, organisasi perangkat daerah, serta sektor swasta. Menurutnya, kerja sama lintas sektor diperlukan agar setiap program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Sinergi ini diharapkan tidak sebatas administratif, melainkan kerja tematik yang saling melengkapi dan berdampak nyata kepada masyarakat,” harapnya.
Di akhir sambutannya, Rizal berharap TP-PKK Kabupaten Sigi hingga tingkat desa terus melakukan penguatan organisasi serta memastikan implementasi 10 Program Pokok PKK berjalan sesuai ketentuan.
Ia juga mendorong seluruh kader PKK agar mampu memastikan setiap program benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta berorientasi pada pemberian pelayanan yang terbaik dan berkualitas.