Anwar Hafid Lanjutkan Program Berani Sehat, 12 Ambulans Disalurkan ke Rumah Ibadah
- Jumat, 02 Januari 2026 - 17:08 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
- | Penulis: Redaksi
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyerahkan secara simbolis mobil ambulans Program Berani Sehat kepada perwakilan rumah ibadah
Faktasulteng.id, Palu — Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid kembali melanjutkan distribusi ambulans dalam Program Berani Sehat dengan menyerahkan 12 unit mobil ambulans kepada rumah ibadah dan yayasan keagamaan di Sulawesi Tengah, Rabu, 31 Desember 2025. Penyerahan ini merupakan tahap kedua setelah sebelumnya 19 unit ambulans telah disalurkan, sehingga total bantuan yang telah digulirkan mencapai 31 unit.
Dalam sambutannya, Anwar Hafid menyatakan bahwa penyediaan ambulans tersebut dimaksudkan untuk memperluas akses layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat di desa-desa dan wilayah terpencil. Program Berani Sehat, menurut dia, tidak hanya berfokus pada layanan pengobatan gratis, tetapi juga memastikan ketersediaan sarana transportasi medis yang mudah dijangkau masyarakat.
“Kita ingin pelayanan kesehatan semakin maksimal. Bukan hanya gratis berobat, tapi juga mudah mengakses layanan. Dengan ambulans ini, masyarakat tidak lagi kesulitan saat harus dirujuk atau dalam kondisi darurat,” kata Anwar Hafid.
Ia menjelaskan, pengelolaan operasional ambulans sepenuhnya diserahkan kepada masing-masing penerima. Meski demikian, ia mengingatkan agar prinsip kemanusiaan tetap menjadi landasan utama dalam pemanfaatannya, terutama dalam penentuan biaya operasional.
“Yang penting jangan terlalu membebani masyarakat. Operasional seperti BBM tentu perlu biaya, tapi harus diatur secara bijak agar tetap terjangkau,” ujarnya.
Anwar Hafid juga menegaskan bahwa bantuan ambulans melalui Program Berani Sehat akan terus dilanjutkan dalam lima tahun ke depan sebagai bagian dari komitmen jangka panjang Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Ia menargetkan agar tidak ada lagi warga desa yang kesulitan memperoleh layanan transportasi kesehatan, khususnya bagi pasien gawat darurat dan ibu melahirkan.
Pada kesempatan itu, Gubernur juga mengingatkan para penerima bantuan agar tidak mencabut stiker atau identitas Program Berani Sehat yang terpasang pada kendaraan ambulans. Ia menilai identitas tersebut penting sebagai sarana sosialisasi program pemerintah kepada masyarakat.
“Jangan dicabut stikernya. Ini bukan sekadar atribut, tapi bukti bahwa program Berani Sehat sudah hadir sampai ke desa-desa. Masyarakat perlu tahu dan melihat langsung manfaatnya,” tegasnya.
Sebanyak 12 unit ambulans tahap kedua ini diserahkan kepada Masjid Nurul Amin, Masjid Ittihadul Khairat, Masjid Al Muhajirin, Masjid Al-Ikhlas, Masjid Al Muhajirin, GPI Jemaat Ekklesia, Masjid At-Taufiq, Masjid Agung Banggai Laut, Masjid Nur Jamah, Yayasan Majelis Ittihadul Ummat Muhammad SAW, Yayasan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Sulawesi Tengah, serta Yayasan Basabas.
Menutup sambutannya, Anwar Hafid mengajak daerah-daerah yang masih mengalami keterbatasan akses layanan kesehatan untuk segera mengajukan permohonan bantuan ambulans kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
“Daerah yang jauh dan sulit, segera ajukan permohonan. Kita prioritaskan wilayah yang benar-benar membutuhkan agar masyarakat kita tidak lagi terkendala saat ingin berobat,” pungkasnya.