Tolitoli Kirim 21 Peserta ke STQH XXVIII di Poso, Sekda: Ini Komitmen Membangun Generasi Qurani

Tolitoli Kirim 21 Peserta ke STQH XXVIII di Poso, Sekda: Ini Komitmen Membangun Generasi Qurani Sekretaris Daerah Tolitoli, Moh. Asrul Bantilan Lepas 21 Peserta ke STQH XXVIII (Foto: Nasha/Faktasulteng.id)
Nusantara

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, Tolitoli - Suasana haru dan semangat menyelimuti halaman Kantor Bupati Tolitoli pada Kamis, 19 Juni 2025. Di tempat itulah, Sekretaris Daerah Tolitoli, Moh. Asrul Bantilan, secara resmi melepas kontingen Kafilah Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) ke-28 yang akan bertanding di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Sebanyak 21 peserta dari berbagai cabang lomba siap mengangkat nama Tolitoli dalam ajang tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada 23-27 Juni 2025 mendatang.

Dalam sambutannya, Asrul menyampaikan pesan dari Bupati Tolitoli, H. Amran Hi. Yahya, yang memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mempersiapkan kafilah secara matang—mulai dari pelatih, pendamping, hingga panitia teknis.

“Kehadiran para Qori dan Qoriah, Hafiz dan Hafizah dalam kafilah ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah komitmen nyata Pemkab Tolitoli untuk mengembangkan syiar Islam dan membentuk generasi Qurani yang membanggakan,” ucap Asrul dengan penuh keyakinan.

Ia berharap keikutsertaan kontingen Tolitoli tak hanya berhenti pada prestasi lomba, tetapi juga memperluas pengaruh positif nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.

“Semoga para peserta dapat membawa pulang prestasi yang membanggakan dan mengharumkan nama Tolitoli di tingkat provinsi,” lanjutnya.

Ajang STQH ke-28 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Kabupaten Poso ini dipandang bukan sekadar perlombaan. Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Anwar Hafid, sebelumnya menegaskan bahwa STQH merupakan bagian integral dari visi “Berani Berkah”, yang menyatu dengan program Sulteng Berjamaah dan Sulteng Mengaji.

“STQH bukan sekadar lomba membaca, tetapi momentum menghidupkan dan meneguhkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat. Ini adalah investasi moral yang tak ternilai,” ujar Gubernur dalam arahannya menjelang pelaksanaan kegiatan.

Dengan semangat religius dan persiapan matang, Kabupaten Tolitoli mengirimkan kafilahnya bukan hanya untuk berkompetisi, tapi juga untuk menyampaikan pesan spiritual bahwa Al-Qur’an adalah napas masyarakat Tolitoli yang cinta damai, berakhlak, dan berprestasi. (Nasha)