Tolitoli Kembali Dilanda Banjir Akibat Hujan Deras
- Rabu, 21 Mei 2025 - 22:09 WITA
- Editor: Nasha
banjir di Wilayah Kabupaten Tolitoli (foto: Ist)
Faktasulteng.id, TOLITOLI – Wilayah Kabupaten Tolitoli kembali dilanda banjir pada hari ini, Rabu, 21 Mei 2025, karena terjadinya hujan dengan intensitas tinggi dari pagi hari hingga sore hari. Lamanya hujan tersebut menyababkan air Sungai Pangi dan air Sungai menjadi meluap dan merendam pemukiman warga bahkan fasilitas umum hingga pusat perekonomian.
Wilayah yang kembali mendapatkan genangan air banjir yaitu di kawasan Rumah Sakit Mokopido, Kecamatan Baolan, Tolitoli. Jalan di sepanjang rumah sakit tersebut tergenang air yang disertai dengan lumpur sehingga air banjir berwarna coklat. Kondisi tersebut mendapatkan sorotan dari salah satu warga Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan.
“Tapi serius bukan main-main ini, itu banjir di Kelurahan Baru sudah naik. Semoga hujannya cepat reda dan tidak banyak yang kena dampak banjir” ujar salah satu warga Kelurahan Baru.
Tak hanya itu, sejumlah wilayah di Kabupaten Tolitoli juga turut terendam banjir. Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, banjir tersebut juga turut merendam kawasan Pelabuhan Dede, Pasar Soping Bumi Harapan, Jl. Veteran, Jl. WR Supratman depan Polsek Baolan dan Camat Baolan, di Kelurahan Tambun, bahnkan hingga ke Desa Pangi juga terendam banjir.
Selain itu, akibat terjadinya hujan yang lama tadi juga turut menggenangi lahan dan pekarangan warga di Dusun Siapo, Desa Lelean Nono, Kecamatan Baolan. Namun kondisi tersebut untungnya tidak sampai naik ke rumah karena bentuk rumahnya yang rumah panggung.
“Hujan deras yang mengguyur sejak siang ini menyebabkan aliran sungai meluap dan merendam pekarangan rumah dan lahan warga, beruntung kebanyakan rumah di dusun siapo merupakan rumah dengan konstruksi panggung sehingga banjir tak sampai naik ke rumah” kata salah satu akun Facebook bernama Mardiana.
Kondisi tersebut lantas menjadi perhatian warga Tolitoli karena setiap terjadi hujan yang deras, maka wilayah Tolitoli kembali tergenang air banjir. Warga hanya berharap agar diberi keselamatan dan kekuatan serta berharap air cepat surut. (nasha)