Tingkatkan Keselamatan Kerja di Lapangan, PT Pelindo Tolitoli Gelar Pelatihan K3 Bagi TKBM

Tingkatkan Keselamatan Kerja di Lapangan, PT Pelindo Tolitoli Gelar Pelatihan K3 Bagi TKBM PT Pelindo Regional 4 Cabang Tolitoli menggelar Pelatihan K3 bagi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Aula Hotel Mitra Tolitoli. (Foto: Nasha/Faktasulteng.id)
Nusantara

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, Tolitoli - Dalam industri kepelabuhanan yang kompleks dan penuh risiko, pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) menjadi aspek fundamental yang wajib diperhatikan. Hal ini penting mengingat TKBM berperan langsung dalam aktivitas fisik bongkar muat barang yang rentan terhadap kecelakaan kerja.

Pelatihan ini diharapkan mampu membentuk budaya kerja yang sadar risiko serta tanggap terhadap potensi bahaya di lapangan. Apalagi, seiring meningkatnya volume logistik nasional dan internasional, pekerjaan bongkar muat memiliki tantangan besar, mulai dari cuaca ekstrem, beban berat, hingga penggunaan alat berat seperti crane dan forklift. Tanpa keterampilan dan pelatihan memadai, potensi terjadinya kecelakaan sangat tinggi.

Sebagai langkah strategis, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 Cabang Tolitoli menggelar Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi TKBM pada Rabu-Kamis, 27-28 Agustus 2025 di Aula Hotel Mitra Tolitoli. Kegiatan ini diikuti sebanyak 50 orang TKBM Kabupaten Tolitoli dan dilaksanakan bekerja sama dengan PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PT PMLI) sebagai mitra pelatihan.

Pelatihan tersebut juga merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo Regional 4, yang mencakup wilayah Nunukan, Fakfak, dan Tolitoli. Tujuannya, meningkatkan kompetensi, kesadaran, dan keterampilan tenaga kerja bongkar muat dalam menjaga keselamatan kerja di lapangan.

Adapun pelatih dan pemateri yang hadir antara lain Made Gusti Dunia Jaya, Akhmad Fajar, dan Iksan Gusdio Sofyan, yang berpengalaman dalam bidang keselamatan kerja, manajemen risiko, serta praktik bongkar muat di pelabuhan.

General Manager PT Pelindo Regional 4 Cabang Tolitoli dalam sambutannya menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap keselamatan para pekerja.

“Tenaga kerja bongkar muat memiliki risiko kerja yang tinggi. Karena itu, keterampilan, pemahaman, dan kepedulian terhadap keselamatan menjadi hal mutlak. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan bahwa setiap pekerja pulang dalam keadaan selamat, sehat, dan lebih profesional dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali berbagai pengetahuan dan praktik, mulai dari penggunaan alat pelindung diri (APD), teknik bongkar muat yang aman, prosedur penanganan darurat, hingga pentingnya membangun budaya keselamatan di area pelabuhan.

Para peserta mengaku antusias dan merasa terbantu dengan adanya pelatihan ini.

“Pelatihan ini membuat kami sadar bahwa keselamatan yang ada bukan hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk rekan kerja. Sehingga kami berterimakasih kepada PT Pelindo yang telah memberikan perhatian melalui pelatihan ini,” kata salah satu peserta.

Melalui program TJSL ini, PT Pelindo Regional 4 menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas SDM di wilayah kerjanya, termasuk Nunukan, Fakfak, dan Tolitoli.

“Harapannya, dengan adanya kegiatan seperti ini, para tenaga kerja bongkar muat semakin terampil, sadar akan keselamatan, dan mampu menjaga standar pelayanan pelabuhan yang lebih baik,” tutup General Manager.

Acara penutupan ditandai dengan penyerahan sertifikat pelatihan kepada seluruh peserta sebagai tanda berakhirnya kegiatan yang berlangsung lancar dan penuh antusiasme. (Nasha)