Tiga Srikandi Sulteng di Garda Depan Perlindungan Pekerja

Tiga Srikandi Sulteng di Garda Depan Perlindungan Pekerja WhatsApp Image 2025-06-27 at 12.51.18
Nusantara

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, PALU - Malam penganugerahan Paritrana Award 2025 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis malam, 26 Juni 2025, menyisakan catatan penting: tiga pemimpin perempuan tampil sebagai tokoh sentral dalam mendorong perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di daerah.

Acara yang digelar di Hotel Santika Palu itu menjadi panggung apresiasi sekaligus simbol kebangkitan kepemimpinan perempuan di sektor perlindungan pekerja. Wakil Gubernur Sulteng, dr. Reny A. Lamadjido, menyerahkan langsung penghargaan kepada Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin. Kota Palu meraih predikat terbaik pertama dalam kategori pemerintah kabupaten/kota.

Penetapan ini merupakan hasil seleksi ketat oleh tim sembilan yang diketuai Sekretaris Daerah Provinsi, Dra. Novalina, MM—juga seorang perempuan.

“Penghargaan ini kami harapkan menjadi pemantik bagi pemerintah dan dunia usaha agar semakin serius memberikan jaminan perlindungan bagi pekerja,” ujar Reny saat membacakan sambutan Gubernur Anwar Hafid.

Menurut Anwar, upaya tersebut sejalan dengan arah kebijakan program BERANI dan visi pembangunan “Sulteng Nambaso”, yang menempatkan kesejahteraan sosial sebagai prioritas utama.

Ketiganya—Reny, Imelda, dan Novalina—disebut sebagai representasi komitmen dan kapasitas perempuan dalam mendorong perlindungan sosial tenaga kerja, sektor yang kerap luput dari perhatian struktural. “Ini sinyal kuat bagi kemajuan pembangunan sosial ketenagakerjaan kita,” ujar Reny.

Acara yang dihadiri bupati/wakil bupati se-Sulteng, kepala OPD provinsi, perwakilan perusahaan, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan ketenagakerjaan itu juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor dalam mengakselerasi cakupan jaminan sosial pekerja formal maupun informal.

Paritrana Award merupakan penghargaan tahunan dari pemerintah pusat yang diberikan kepada pemerintah daerah dan badan usaha yang dinilai aktif dan berhasil dalam implementasi program jaminan sosial ketenagakerjaan.