Selenggarakan Kampanye Keselamatan Pelayaran 2025 di Tolitoli, Pemprov Sulteng Tekankan Keselamatan Bukan Sekadar Aturan Tapi Komitmen
- Rabu, 13 Agustus 2025 - 19:08 WITA
- Editor: Nasha
Bupati Tolitoli bersama jajaran Pemprov Sulteng dan KSOP Tolitoli saat membuka Kampanye Keselamatan Pelayaran 2025 di Pelabuhan Dede Tolitoli. (Foto: Nasha/Faktasulteng.id)
Faktasulteng.id, TOLITOLI - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulteng, bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Tolitoli dan Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tolitoli, menggelar Kampanye Keselamatan Pelayaran 2025 di Pelabuhan Dede Tolitoli, Rabu (13/8/2025) pukul 10.00 WITA.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah unsur Forkopimda, seperti TNI AL, Kodim 1305/BT, Dishub, KSOP Tolitoli, LPP RRI, dan tamu undangan lainnya. Kampanye ini merupakan agenda tahunan Pemprov Sulteng yang digelar di berbagai daerah, dan pada 2025 Kabupaten Tolitoli terpilih sebagai tuan rumah setelah sebelumnya dilaksanakan pada 2019.
Selain kampanye utama, terdapat rangkaian kegiatan pendukung seperti Lomba Karaoke, Lomba Domino, Lomba Uno, dan Lomba Mewarnai untuk anak-anak TK dan PAUD. Pada kesempatan tersebut, diserahkan pula bantuan 10 buah life jacket yang dibagikan gratis kepada masyarakat terpilih.
Mengusung tema “Keselamatan Pelayaran Bukan Sekedar Aturan Tapi Komitmen”, Kepala KSOP Tolitoli, Dadang Wijaya, S.H., menegaskan pentingnya keselamatan pelayaran sebagai tanggung jawab bersama.
Kampanye ini bertujuan agar seluruh pengguna jasa transportasi laut memahami aturan-aturan keselamatan, mengetahui tanggung jawabnya sebagai pemimpin maupun awak kapal, serta memahami cara menggunakan peralatan keselamatan seperti life jacket.
Bupati Tolitoli, H. Amran Hi. Yahya, yang membuka kegiatan tersebut, menyampaikan dukungan penuh Pemkab Tolitoli. “Karena keselamatan di laut bukan hanya tugas pemerintah, tapi tugas seluruh pihak termasuk awak kapal, pemilik kapal, nelayan, pengguna jasa, maupun masyarakat yang ada di Kabupaten Tolitoli,” ujarnya.
Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan Provinsi Sulteng, Hajita Yahya, menambahkan bahwa tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat dan operator kapal untuk menaati standar kapal sebelum berlayar.
Senada, Plt Kepala Dinas Perhubungan Tolitoli, Heri, menekankan bahwa transportasi laut memegang peranan vital dalam mendukung konektivitas antarwilayah, khususnya di daerah kepulauan seperti Sulteng. Namun, potensi ini tidak akan memberi dampak positif jika keselamatan pelayaran tidak menjadi prioritas utama.
“Diharapkan kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kapasitas, dan membangun kesadaran kolektif bahwa keselamatan pelayaran bukan hanya sekadar aturan, tetapi komitmen yang harus kita bangun bersama,” tutupnya. (Nasha)