Punya Jaringan Luas, Gubernur Anwar Hafid: Kepala Daerah Harus Mencontoh Bupati Sigi

Punya Jaringan Luas, Gubernur Anwar Hafid: Kepala Daerah Harus Mencontoh Bupati Sigi (foto: Ro Adpim Setdaprov Sulteng)
Nusantara

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, SIGI — Selasa pagi, 24 Juni 2025, halaman Kantor Bupati Sigi dipadati undangan. Bendera dan spanduk ulang tahun ke-17 Kabupaten Sigi berkibar, menyambut para tamu penting dari berbagai penjuru Sulawesi, bahkan luar provinsi. Namun yang paling mencuri perhatian bukan semata perayaannya, melainkan daftar tamu istimewa yang hadir di sana.

Tak hanya para bupati dan wali kota se-Sulawesi Tengah, hadir pula kepala daerah dari luar provinsi seperti Bupati Luwu Utara, Bupati Barru, Bupati Soppeng, Bupati Pasangkayu, hingga Wali Kota Palopo. Semua datang atas undangan sahabat lama mereka: Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, S.Sos., M.Si.

Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, yang turut hadir dalam perayaan itu, mengaku terkesan. Dalam sambutannya, Anwar memuji Rizal sebagai sosok dengan jejaring persahabatan yang luas dan berpengaruh. “Luar biasa, semua bupati teman-temannya hadir dari luar,” ujarnya sembari melirik barisan tamu dari Sulawesi Selatan dan Barat.

Bagi Anwar, kekuatan jaringan seperti itu adalah aset penting dalam membangun daerah. Ia menyampaikan pesan kepada seluruh kepala daerah se-Sulawesi Tengah agar mencontoh pendekatan Bupati Sigi, yakni membangun daerah bukan hanya dengan kekuatan internal, tapi lewat sinergi dan kolaborasi lintas batas.

“Harus dicontoh apa yang dilakukan Bupati Sigi,” ujarnya mantap. “Filosofi pembangunan tidak bisa lagi jalan sendiri-sendiri. Perlu jaringan, perlu kerja sama.”

Kehadiran Bupati Luwu Utara juga dimaknai Gubernur Anwar sebagai peluang strategis. Ia mengusulkan agar momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat kerja sama antarwilayah, khususnya dalam membangun konektivitas antarprovinsi. Salah satunya melalui rencana pembangunan jalan alternatif yang menghubungkan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah melalui poros Luwu Utara-Kulawi (Sigi).

Jalur ini, menurutnya, akan memangkas jarak hingga 200 kilometer dibandingkan jalur Mangkutana-Pendolo yang selama ini menjadi pilihan utama. “Mudah-mudahan ini jadi pintu gerbang baru,” harap Anwar. Ia menyebut jalan ini bisa menjadi simpul vital dalam penguatan ekonomi kawasan dan mobilitas antarwilayah.

Tak berhenti di situ, Gubernur juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah merespons permintaan Bupati Sigi terkait pembangunan ruas jalan Kalukubula-Gimpu dengan skema multiyears. Proyek ini diharapkan membuka lebih banyak akses dan mendorong pemerataan pembangunan di kawasan tengah provinsi.

“Dari Sigi kita angkat Sulawesi Tengah jadi provinsi terkemuka di Indonesia,” pungkasnya, diiringi tepuk tangan para undangan.

Di antara deretan pejabat yang hadir tercatat nama-nama penting: Anggota DPR RI Dapil Sulawesi Tengah Muhidin M. Said, Bupati Morowali, Bupati Tolitoli, Bupati Banggai Kepulauan, Bupati Buol, Bupati Banggai Laut, Bupati Tojo Una-Una, Wakil Wali Kota Palu, dan Wakil Bupati Donggala. Perayaan ini bukan hanya ajang seremoni, tapi juga panggung diplomasi pembangunan dan persahabatan antardaerah. (**)