Program MBG Resmi Diluncurkan di Sigi, Bupati: Terima Kasih Pak Presiden

Program MBG Resmi Diluncurkan di Sigi, Bupati: Terima Kasih Pak Presiden Pemerintah Kabupaten Sigi resmi meluncurkan program Makan Bergizi Gratis. (foto: Andry/Faktasulteng.id)
Nusantara

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, Sigi - Pemerintah Kabupaten Sigi resmi meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tiga sekolah di Kecamatan Dolo, Kamis, 12 Juni 2025. Launching dilakukan serentak di SMP Negeri 4 Sigi, SD Kotarindau, dan Madrasah Ibtidaiyah, dengan total 800 siswa sebagai penerima manfaat awal.

Peluncuran MBG dihadiri langsung oleh Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sigi, Anwar; Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga; serta Perwira Penghubung Kodim 1306/Kota Palu, Mayor Infanteri Tarno.

“Program ini adalah bentuk kepedulian Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam menyiapkan generasi yang lebih baik ke depan. Tidak ada lagi anak sekolah yang tidak makan, dan pola makan mereka juga akan lebih teratur,” ujar Rizal saat memberikan sambutan di SMP Negeri 4 Sigi, Kota Pulu, Kecamatan Dolo.

Rizal menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas program nasional ini. Ia menyebut SMPN 4 Sigi sebagai sekolah pertama di Kabupaten Sigi yang menjadi lokasi launching. “Alhamdulillah hari ini untuk Kabupaten Sigi dilaksanakan di sini, SMPN 4 Sigi. Untuk itu kita berterima kasih ke Bapak Presiden. Terima kasih Bapak Presiden,” ucapnya.

Antusiasme siswa-siswi terlihat jelas saat menerima paket MBG yang terdiri dari nasi, ayam, sayur, tahu, dan buah jeruk. Meski tidak disertai susu dan air mineral, para siswa tetap menyantap makanan dengan lahap.

Bupati Rizal menambahkan, peluncuran awal MBG ini baru menyasar tiga sekolah di Kecamatan Dolo. “Untuk launching pertama ini baru tiga sekolah dan kebetulan berada di Kabupaten Sigi, Kecamatan Dolo, dengan total sebanyak 800 siswa dari SMPN 4 Sigi, SD Kotarindau, dan Madrasah Ibtidaiyah,” jelasnya.

Namun, pelaksanaan secara menyeluruh di seluruh sekolah di Kabupaten Sigi belum bisa dilakukan. Rizal mengungkapkan tantangan geografis menjadi salah satu hambatan. “Banyak hal yang perlu disiapkan oleh Pemda, terutama karena jaraknya cukup jauh. Oleh karena itu, kami dari Pemda, dengan dukungan pemerintah pusat, bersama TNI dan Polri, akan bergandengan tangan untuk menyukseskan program MBG ini di Kabupaten Sigi,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sigi, Anwar, menyebut pelaksanaan MBG saat ini masih dalam tahap uji coba yang berlangsung selama dua hari, yakni Kamis dan Jumat. Ia juga menyinggung soal partisipasi Madrasah Ibtidaiyah yang pada hari Jumat seharusnya libur. “Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan kepala sekolah, agar anak-anak tetap hadir pukul 09.00 WITA untuk menerima MBG,” ujarnya.

Anwar menegaskan bahwa meskipun saat ini baru tiga sekolah yang mengikuti uji coba, program akan terus berjalan usai libur sekolah. Namun, kepastian soal penambahan jumlah sekolah penerima MBG masih menunggu keputusan dari pihak mitra pelaksana. “Kami belum tahu pasti penambahan sekolahnya. Mungkin nanti mitra akan menentukan, karena tiga sekolah saja sudah mencakup lebih dari 800 siswa, sementara targetnya satu dapur bisa melayani 3.500 siswa,” jelasnya.

Pemerintah pusat, lanjut Anwar, juga telah meminta kesiapan lahan dari Pemda Sigi untuk pembangunan tiga dapur tambahan yang rencananya akan dibangun di Biromaru, Marawola, dan Dolo. “Semua pembangunan dapur menggunakan APBN, sementara Pemda hanya diminta untuk memfasilitasi lahan,” kata Anwar.

Program MBG menjadi salah satu kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan ketahanan pangan dan gizi bagi generasi muda Indonesia. Di Kabupaten Sigi, peluncuran perdana ini disambut dengan penuh antusias, menjadi harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan dan kesehatan peserta didik. (Andry)