Peringati Hari Tani, Aliansi Mahasiswa Morowali Kota Palu Gelar Aksi di DPRD Sulteng Soroti Krisis Lahan dan Pencemaran

Peringati Hari Tani, Aliansi Mahasiswa Morowali Kota Palu Gelar Aksi di DPRD Sulteng Soroti Krisis Lahan dan Pencemaran Aliansi Mahasiswa Morowali Kota Palu saat menggelar aksi di depan Kantor DPRD Sulawesi Tengah. (Foto: Ist)
Nusantara

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, Palu - Aliansi Mahasiswa Morowali Kota Palu menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Jumat (26/9/2025). Aksi bertajuk “Selamatkan Petani Morowali” ini bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional, sekaligus merespon beragam persoalan yang menimpa sektor pertanian di Kabupaten Morowali.

Aliansi mahasiswa membawa tiga tuntutan utama: pemberdayaan sektor pertanian, moratorium izin usaha pertambangan (IUP), dan percepatan pengesahan RUU Reforma Agraria.

Koordinator lapangan, Rafki, mengatakan kondisi petani di daerah industri masih jauh dari kata sejahtera.

“Hingga kini petani Morowali selalu saja diperhadapkan dengan permasalahan harga, lahan yang terus tergerus akibat pertambangan, dan juga tercemarnya air akibat limbah perusahaan yang merugikan petani,” ujarnya.

Ketua Umum Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Morowali Kota Palu, Albar, menilai pemerintah masih memberi karpet merah bagi sektor pertambangan. Ia menyebut tidak ada tindakan tegas terhadap perusahaan yang melakukan penyerobotan lahan.

“Petani selalu saja diperhadapkan dengan arogansi perusahaan yang menyerobot lahan milik warga, sementara dukungan pemerintah terhadap petani sangat minim,” tegasnya.

Albar juga menyoroti semakin menyempitnya lahan pertanian akibat ekspansi tambang.

“Sampai sekarang, lahan pertanian di Kabupaten Morowali kian menyempit akibat maraknya industri pertambangan yang ekspansif di lahan milik warga,” tutupnya.

Perwakilan DPRD Sulteng, Ambo Dalle dan Muhammad Safri, menemui massa aksi. Keduanya menyatakan akan mengawal aspirasi mahasiswa dan berkomitmen mengundang Bupati Morowali untuk membahas penyelesaian masalah pertanian bersama DPRD.

“Kami menerima aspirasi ini dan akan mengawalnya. DPRD akan mengundang Bupati Morowali untuk mencari jalan keluar terbaik bagi permasalahan yang tengah dialami petani di kabupaten morowali saat ini” ujar Ambo Dalle.

Aksi mahasiswa berlangsung tertib hingga selesai dengan pengawalan aparat kepolisian. (**)