Peresmian Jembatan Palu IV Mundur, Gubernur: “Masih Ada Pekerjaan Belum Selesai”
- Senin, 07 Juli 2025 - 16:11 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
(Foto: Faktasulteng.id)
Faktasulteng.id, Palu — Rencana peresmian Jembatan Palu IV yang semula dijadwalkan pada 16 Juli 2025 dipastikan tertunda. Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengungkapkan bahwa masih ada beberapa pekerjaan fisik yang belum rampung, sehingga acara peresmian belum bisa dilaksanakan.
“Menurut info terakhir karena masih ada pekerjaan belum selesai jadi belum diresmikan, tapi hanya akan melihat meninjau langsung,” tulis Gubernur Anwar Hafid dalam sebuah pesan WhatsApp grup yang diterima wartawan.
Jembatan Palu IV, yang digadang-gadang menjadi simbol kebangkitan pascabencana 2018, sejatinya sudah rampung secara fisik dan tampak berdiri megah di atas Teluk Palu. Namun, sejumlah item pekerjaan teknis rupanya belum dituntaskan hingga awal Juli ini.
Upaya konfirmasi kepada Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XIV Sulawesi Tengah, Dadi Murdadi, hingga Selasa (7/7/2025), belum membuahkan hasil. Pesan suara yang dikirim wartawan belum mendapatkan balasan. Begitu juga dengan Kepala Satuan Kerja 1 BPJN XIV, Lambang, yang belum memberikan tanggapan hingga berita ini diturunkan.
Sebelumnya, kabar soal rencana peresmian jembatan sudah diumumkan secara resmi oleh Gubernur Sulteng Anwar Hafid dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Provinsi Sulteng 2025-2029 yang digelar di Gedung Wanita Bidarawasia, Palu, pada Senin (30/6/2025).
Gubernur menyebut peresmian akan menjadi momentum penting karena akan dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bersama lima menteri lainnya.
“Tanggal 16 itu Menko infrastruktur dan lima menteri akan hadir di Palu,” ujar Anwar Hafid saat memberikan sambutan.
Ia juga menyerukan agar para kepala daerah di seluruh wilayah Sulawesi Tengah hadir dalam acara tersebut secara langsung. Kehadiran mereka dinilai penting karena selain peresmian, akan digelar pula forum diskusi dan penyerapan aspirasi bersama Menko AHY.
“Tolong bupati walikota hadir kalau bisa jangan diwakili,” imbuh Anwar, menekankan pentingnya solidaritas dan kekompakan pemerintah daerah.
Jembatan Palu IV merupakan infrastruktur ikonis yang sempat menjadi kebanggaan warga Sulawesi Tengah sebelum hancur dalam bencana gempa dan tsunami pada 2018. Jembatan lengkung ini pertama kali diresmikan oleh Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono pada 2006, dan kini kembali berdiri sebagai lambang kebangkitan Palu dan sekitarnya. (**)