Pemkab Tolitoli Dukung Pembangunan Jaringan SUTT 150 kV
- Selasa, 30 September 2025 - 20:01 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
Pemkab Tolitoli dan PLN bersinergi membahas pembangunan jaringan listrik SUTT 150 kV untuk memperkuat pasokan energi di Sulawesi. (Foto: Aisyah/Faktasulteng.id)
Faktasulteng.id, Tolitoli - Pemerintah Kabupaten Tolitoli bersama PLN menggelar sosialisasi rencana pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV, Selasa (30/9/2025), di Aula Suwot Pollimpungan, Kantor Bupati Tolitoli.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Tolitoli yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, perwakilan Kejaksaan Negeri, Polres, Kodim, para camat se-Kabupaten Tolitoli, serta tamu undangan lainnya.
Asisten Manager Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Utara, Mustofa, dalam paparannya menjelaskan bahwa pembangunan jaringan transmisi ini bertujuan mewujudkan interkoneksi sistem ketenagalistrikan di Pulau Sulawesi.
“Pembangunan ini akan menghubungkan sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Utara (Sulbagut) dan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel), sehingga meningkatkan keandalan pasokan listrik, membawa dampak positif bagi masyarakat, meningkatkan pelayanan kebutuhan beban, sekaligus mengurangi penggunaan pembangkit diesel di Kabupaten Tolitoli,” jelasnya.
Mustofa menegaskan, pembangunan jaringan transmisi bukan sekadar kebutuhan PLN, tetapi juga bagian dari Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik sekaligus program Presiden untuk memperkuat pasokan energi nasional.
“Sulawesi diharapkan menjadi salah satu pulau dengan sistem kelistrikan yang handal dan merata,” tambahnya.
Ia menyebutkan, ada tiga jalur yang akan dibangun, yakni Moutong-Tolitoli, Tolitoli-Leok, dan Bangkir Incomer (2PHI) Moutong-Tolitoli. Sekitar 900 tower akan dikerjakan di Kabupaten Tolitoli sebagai tahap awal.
“Harapan kami, pembangunan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat sehingga berjalan lancar dan manfaatnya bisa dirasakan hingga ke pelosok,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Tolitoli melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Moh. Syukron, menekankan pentingnya ketersediaan energi listrik yang memadai untuk mendukung berbagai aspek pembangunan di daerah.
“Ketersediaan energi listrik yang memadai sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mendorong perkembangan investasi di Tolitoli maupun wilayah sekitar. Kerja sama antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat akan menjadi kunci keberhasilan pembangunan ini,” ujarnya.
Dengan adanya sosialisasi ini, Pemkab Tolitoli berharap pembangunan jaringan SUTT 150 kV dapat berjalan sesuai rencana, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
(Aisyah)