Pemkab Sigi Gelar Rakorda Satgas MBG, Bahas Program Makan Bergizi Gratis di Daerah Terpencil

Pemkab Sigi Gelar Rakorda Satgas MBG, Bahas Program Makan Bergizi Gratis di Daerah Terpencil Sekda Sigi, Nuim Hayat, memimpin Rapat Koordinasi Daerah Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aula Kantor Bupati Sigi, membahas pelaksanaan program di wilayah 3T. (Foto: Andry/Faktasulteng.id)
Nusantara

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, SIGI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membahas pelaksanaan program MBG di daerah terpencil Kabupaten Sigi. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Sigi.

Rakorda tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sigi, Nuim Hayat, yang juga selaku Ketua Satgas MBG Kabupaten Sigi. Hadir pula Pabung Kabupaten Sigi Kodim 1306/Kota Palu, Mayor Inf Tarno; Kasi Intel Kejari Sigi, Resky Andri Ananda; Kepala Regional SPPI Sulteng, Andre; serta seluruh kepala OPD dan camat yang wilayahnya termasuk dalam kategori 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Dalam arahannya, Sekda Nuim Hayat menegaskan pentingnya koordinasi antara seluruh pihak, mulai dari tingkat provinsi hingga kecamatan, agar pelaksanaan program berjalan lancar dan terhindar dari penyalahgunaan.

“Kita tidak ingin ada yang memanfaatkan program ini, yang akhirnya malah disabotase. Jadi kita ingin yang benar-benar resmi dari pemerintah untuk melaksanakan kegiatan ini,” ujar Nuim.

Ia menambahkan, Pemerintah Daerah (Pemda) telah menjalin koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) serta bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membangun fasilitas pendukung di tiga lokasi di Kabupaten Sigi.

“Tetapi setelah peninjauan, yang direkomendasikan baru dua tempat untuk membangun dapur, yaitu di Dolo dan Marawola. Sedangkan untuk Biromaru kemarin masih menunggu konfirmasi kembali, apakah di tahun ini atau tahun yang akan mendatang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nuim menyampaikan bahwa Pemda Sigi belum menyiapkan anggaran khusus untuk pelaksanaan program MBG yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Karena itu kami sangat bersyukur, ini ada sasaran yang harus kita lakukan di daerah terpencil,” ucapnya.

Adapun sembilan kecamatan di Kabupaten Sigi yang termasuk dalam kategori 3T dan menjadi sasaran program MBG meliputi Dolo Barat, Kinovaro, Kulawi, Kulawi Selatan, Pipikoro, Palolo, Lindu, Sigi Biromaru, dan Marawola Barat.

(Andry)