Pemerintah Sulteng Dukung KKBI, Sekaligus Imbau Dukungan terhadap Program Unggulan Daerah
- Jumat, 16 Mei 2025 - 19:20 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
(foto: Ist)
Faktasulteng.id, Palu - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk mendorong pembangunan berkeadilan dan merata di seluruh wilayah, termasuk di kalangan diaspora Buol. Hal ini disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr. Fahrudin, S.Sos., M.Si saat mewakili Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si dalam acara Deklarasi dan Pengukuhan Kerukunan Keluarga Buol Indonesia (KKBI) periode 2025-2029 yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal 1446 H, Kamis, 15 Mei 2025.
Acara berlangsung di Ballroom Palu Golden Hotel (PGH), dan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat Buol serta perwakilan legislatif, termasuk H. Moh Hidayat Pakamundi, S.E. yang mewakili Ketua DPRD Provinsi Sulteng dan anggota DPRD, Faisal Alatas.
Kehadiran Fahrudin disambut secara adat dengan pementasan eyangga dan pemasangan Songgo Taud, simbol kehormatan dari masyarakat Buol. Dalam sambutannya, Fahrudin menyampaikan permohonan maaf dikarenakan Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur belum sempat menghadiri undangan Kerukunan Keluarga Buol Indonesia (KKBI).
“Tanpa kehadiran beliau berdua, semangat persatuan dan kebersamaan dalam acara ini tidak berkurang sedikit pun,” ujar Fahrudin.
Ketua Umum KKBI 2025-2029, Dr. Drs. Adijoyo Dauda, M.Si menyampaikan bahwa organisasi yang ia pimpin berkomitmen mendukung sepenuhnya program “9 Berani” yang diusung Gubernur Anwar Hafid. Program unggulan itu mencakup: Berani Sehat, Berani Cerdas, Berani Lancar, Berani Menyala, Berani Sejahtera, Berani Berkah, Berani Makmur, Berani Harmonis, dan Berani Berintegritas.
“Secara khusus, kami mendukung program Berani Sehat dan Berani Cerdas sebagai fondasi utama peningkatan kualitas hidup masyarakat,” kata Adijoyo.
Dalam pidato yang dibacakan Fahrudin, Gubernur Anwar Hafid menegaskan pentingnya menjadikan Halal Bihalal sebagai momen mempererat silaturahmi dan memperkuat tekad dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berdaya saing.
“Pemerintah ingin memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh setiap keluarga, dari kota hingga desa, dari pesisir hingga pegunungan,” bunyi sambutan tertulis Gubernur Anwar Hafid.
Gubernur juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk warga asal Buol, untuk berperan aktif menyukseskan program pembangunan. Ia menekankan perlunya kekompakan dan pelestarian nilai-nilai keislaman dan kebangsaan sebagai kekuatan kolektif masyarakat.
“Semoga KKBI tetap solid dan mendapatkan rahmat serta taufik dari Allah SWT,” tutup Fahrudin membacakan doa dari Gubernur di akhir sambutannya. (**)