Menteri Transmigrasi Tinjau Cokelat dan Durian Sigi, Dorong Kawasan Ekonomi Terpadu
- Jumat, 06 Juni 2025 - 11:39 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
(foto: Biro Administrasi Pimpinan)
Faktasulteng.id, SIGI — Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara melanjutkan lawatan kerjanya di Sulawesi Tengah dengan meninjau pengembangan komoditas cokelat dan durian di Desa Sejahtera, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Kamis, 5 Juni 2025. Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda besar transformasi transmigrasi menjadi kawasan ekonomi terpadu.
Didampingi Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan Bupati Sigi Moh. Rizal Intjenae, Menteri Iftitah berdialog langsung dengan warga transmigran serta meninjau perkembangan sektor perkebunan. “Kementerian Transmigrasi tengah melakukan transformasi besar guna mendukung pembangunan kawasan ekonomi berbasis transmigrasi yang lebih modern dan berkelanjutan,” ujar Iftitah di hadapan warga dan pejabat daerah.
Ia memaparkan lima program prioritas kementeriannya: Transmigrasi Tuntas, Transmigrasi Lokal, Transmigrasi Patriot, Transmigrasi Karya Nusantara, dan Transmigrasi Gotong Royong. Program tersebut dirancang untuk memperkuat kepastian hukum, meningkatkan partisipasi warga lokal, menghadirkan tenaga profesional, dan mendorong kolaborasi lintas sektor.
“Alhamdulillah, Bapak Presiden telah menyetujui keseluruhan program ini,” kata dia.
Dalam kunjungan itu, Iftitah juga menginstruksikan dua direktur jenderal di kementeriannya Velix Vernando Wanggai dan Sigit Mustofa untuk menginventarisasi aspirasi dan persoalan warga sebagai bagian dari evaluasi pembangunan berkelanjutan.
Gubernur Anwar Hafid menyambut positif langkah ini dan menyebutnya sejalan dengan program andalan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Berani Panen Raya. Program itu antara lain mencakup penyaluran bibit unggul kepada petani serta penguatan sistem pertanian dari hulu hingga hilir. “Yang menanam kita, yang memetik kita, yang mengolah dan menjual juga kita. Inilah semangat membangun kawasan ekonomi dari hulu hingga hilir,” ujarnya.
Anwar juga menyoroti pentingnya peran penyuluh pertanian lapangan (PPL). Ia berharap Pemerintah Kabupaten Sigi memberikan dukungan operasional yang memadai agar pendampingan terhadap petani dapat berjalan optimal.
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari rangkaian kunjungan kerja Menteri Transmigrasi di wilayah Sulawesi Tengah. Sebelumnya, ia meninjau pengembangan kopi di Desa Lembantongoa, juga di Kecamatan Palolo.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut sejumlah pejabat pusat dan daerah, termasuk anggota DPRD Sulawesi Tengah, Staf Ahli Gubernur Ihsan Basir, Kepala Dinas Nakertrans Arnold Firdaus, Kepala Dinas Bimatarung Faidul Keteng, serta unsur Forkopimda dan OPD Kabupaten Sigi. (**)