Lomba Baca Nyaring Tingkat SMP/MTs Warnai Peringatan Bulan Bahasa di Tolitoli

Lomba Baca Nyaring Tingkat SMP/MTs Warnai Peringatan Bulan Bahasa di Tolitoli Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Tolitoli, Rustam Rewa, bersama Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Tolitoli, Lely Husna Bantilan, membuka secara resmi Lomba Baca Nyaring Tingkat SMP/MTs dalam rangka peringatan Bulan Bahasa Tahun 2025 di Aula Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tolitoli. (Foto: Kartika/Faktasulteng.id)
Nusantara

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, Tolitoli — Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa Tahun 2025, Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tolitoli menggelar Lomba Baca Nyaring Khusus Siswa-Siswi SMP/MTs, Kamis (9/10/2025), di Aula Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tolitoli.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tolitoli, Rustam Rewa, yang hadir mewakili Bupati Tolitoli. Turut hadir pula Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tolitoli, Lely Husna Bantilan, jajaran Prokopimda, Ketua PGRI, Korwil Kecamatan Baolan dan Galang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tolitoli, kepala sekolah SMP/MTs sederajat, guru pendamping, serta dewan juri.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Perpustakaan Republik Indonesia, dengan mengangkat tema “Meningkatkan Budaya Membaca Anak dan Sastra Rasa dan Karya serta Belajar Budaya Melalui Cerita Rakyat Nusantara.”

Ketua panitia, Rodia Tali Wongso, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa melalui keterampilan membaca yang baik, menumbuhkan minat baca, serta mengembangkan kreativitas dan kepercayaan diri peserta.

“Sasaran lomba membaca nyaring adalah siswa SMP/MTs sederajat di Kabupaten Tolitoli. Tahun ini diikuti oleh 48 siswa dari perwakilan 24 sekolah di Kecamatan Baolan dan Galang,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tolitoli, Lely Husna Bantilan, menekankan pentingnya menumbuhkan kegemaran membaca di kalangan pelajar.

“Kegemaran membaca menjadi PR kita semua. Pemerintah terus berupaya memfasilitasi kegiatan yang dapat meningkatkan sumber daya manusia, termasuk melalui kegiatan seperti ini. Membaca bukan hanya menambah pengetahuan, tapi juga membentuk kepercayaan diri dan sportivitas anak-anak kita,” tutur Lely Husna.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini akan terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya sebagai upaya berkelanjutan untuk mengasah kreativitas dan daya saing pelajar Tolitoli hingga ke tingkat nasional.

Sementara itu, Bupati Tolitoli dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten II Rustam Rewa, menyampaikan bahwa bahasa memiliki peran penting bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana membangun peradaban dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan.

“Membaca tidak hanya kebutuhan bagi anak sekolah, tetapi kebutuhan sepanjang masa. Dengan membaca, kita bisa menjelajahi dunia tanpa berpindah tempat dan memperluas cara berpikir. Jadikan kegiatan ini bukan hanya ajang lomba, tapi juga langkah awal untuk mencintai buku dan menjadikannya kebiasaan,” pesan Bupati.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat literasi di kalangan pelajar Kabupaten Tolitoli terus tumbuh dan menjadi budaya yang mengakar kuat, sejalan dengan semangat Bulan Bahasa Tahun 2025.

(Kartika)