Kurban Presiden untuk Huntap Petobo, Simbol Perhatian dan Solidaritas Pemerintah

Kurban Presiden untuk Huntap Petobo, Simbol Perhatian dan Solidaritas Pemerintah Menteri P2MI dan Walikota Palu Serahkan bantuan sapi Kurban Presiden. (Foto: Humas BP3MI Sulteng)
Nusantara

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, PALU – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, menyampaikan pidato menyentuh saat menyerahkan sapi kurban Presiden di Kota Palu. Dalam sambutannya, Karding menegaskan bahwa kurban ini secara khusus ditujukan untuk warga Hunian Tetap (Huntap) Petobo, sebuah langkah penting yang disebutnya sebagai wujud perhatian pemerintah, baik dari tingkat kota, provinsi, maupun pusat, kepada masyarakat.

“Salam hangat disampaikan oleh Bapak Prabowo,” ujar Karding. “Semoga kurban yang disalurkan ini menjadi tanda cinta dan hubungan baik antara pemerintah dan masyarakat.”

Karding menekankan bahwa momen kurban seharusnya menjadi teladan akan nilai pengorbanan dan keikhlasan. Ia berharap semangat ini dapat memperkokoh solidaritas, hubungan kekeluargaan, serta kebersamaan di antara seluruh elemen masyarakat, baik antara pemerintah dan warga, maupun antar sesama masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Karding mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan Presiden agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, pertolongan, dan petunjuk dalam memimpin Indonesia menuju arah yang lebih baik. Doa tulus dari masyarakat Huntap Petobo, yang telah mengalami banyak penderitaan saat likuefaksi, diharapkan dapat diijabah oleh Allah SWT.

Di akhir sambutannya, Karding mengumumkan inisiatif pribadinya untuk turut berkontribusi dalam pembangunan masjid di Huntap Petobo. “Karena saat ini sedang membangun masjid Huntap Petobo, maka tahun ini untuk memantik semangat masyarakat, saya memulai sedikit dengan memberikan sumbangan sebesar Rp 25 juta,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa Wali Kota Palu, yang dikenal sangat peduli terhadap pembangunan keagamaan, insya Allah akan melanjutkan dukungan serupa tahun depan. “Semoga tahun depan jika berkesempatan, kita bisa melihat masjid yang layak untuk masyarakat Huntap Petobo dan menjadi penyemangat untuk menyebarkan nilai-nilai keagamaan,” pungkas Karding. (Ibnu)