Harumkan Nama Daerah, Ibnu Khairil Ramadhan Asal Tolitoli Raih Juara 1 Duta Kebudayaan Indonesia 2025 di Jakarta
- Minggu, 19 Oktober 2025 - 10:15 WITA
- Editor: Apri
- | Penulis: Aisyah Galuh
Ibnu Khairil Ramadhan Putra Tolis yang Sabet Juara Nasional Kebudayaan Indonesia 2025
Faktasulteng.id, Tolitoli - Ajang Duta Kebudayaan Indonesia tahun 2025 merupakan medan kompetisi yang ketat. Berdasarkan data penyelenggara, kompetisi ini diikuti oleh 808 peserta dari berbagai penjuru tanah air. Melalui seleksi ketat, jumlah tersebut mengerucut tajam, menyisakan 14 finalis yang berhak tampil di babak puncak.
Ibnu, yang berdiri sebagai satu-satunya perwakilan Kabupaten Tolitoli yang mewakili Sulawesi Tengah di tingkat nasional, tampil memukau. Kualitas penampilannya tak terbantahkan, membuahkan gelar utama sebagai Pemenang Pertama (Winner) Duta Kebudayaan Indonesia 2025.
Tak hanya itu, penguasaan materi dan kecerdasannya membuatnya menyabet dua penghargaan prestisius lainnya: Duta Persahabatan dan Baju Adat Terbaik. Sebuah capaian trisula yang membuktikan bahwa kualitas anak muda daerah mampu bersinar di ibu kota.
“Saya membawakan nama Sulawesi Tengah di tingkat nasional dalam ajang pemilihan Duta Kebudayaan Indonesia, dan satu-satunya perwakilan Tolitoli yang terpilih dari beberapa kabupaten,” ujar Ibnu, dengan nada bangga yang jujur.
Keterbatasan Menjadi Katalis
Di balik senyum kemenangan, Ibnu tak menampik adanya tantangan besar. Ia secara terbuka mengungkapkan bahwa perjuangannya dilalui dengan minimnya dukungan dari pemerintah dan instansi terkait di daerah.
Keterbatasan ini, alih-alih meredupkan, justru menjadi katalis yang menyulut semangatnya.
“Tentunya saya merasa sangat bangga atas pencapaian yang telah dilakukan dengan usaha yang terus berusaha menampilkan yang terbaik untuk Sulawesi Tengah, khususnya untuk masyarakat Kabupaten Tolitoli,” ungkapnya.
Kisah perjuangan Ibnu menjadi bukti nyata bahwa prestasi lahir dari tekad dan gairah, bukan semata karena besarnya kucuran dana atau fasilitas.
Suara Kritis dari Parlemen Lokal
Prestasi cemerlang Ibnu langsung menuai apresiasi dan sekaligus kritik dari perwakilan rakyat setempat. Anggota DPRD Kabupaten Tolitoli, Jemi Yusuf, menyampaikan rasa bangganya sambil menyoroti perlunya perhatian lebih dari pemangku kebijakan.
“Apa yang dicapai Ibnu adalah bentuk nyata bahwa prestasi lahir dari tekad dan kecintaan terhadap budaya, bukan semata karena dukungan besar. Pemerintah daerah seharusnya hadir memberi perhatian, agar semangat seperti ini bisa tumbuh lebih luas,” ujar Jemi Yusuf, menegaskan pentingnya peran pemerintah dalam memfasilitasi bakat pemuda.
Kemenangan ini adalah sebuah peringatan dan harapan. Peringatan bagi daerah tentang potensi pemuda yang berjuang nyaris sendirian, dan harapan bahwa ke depan, bakat-bakat ini akan mendapatkan dukungan yang proporsional.
Ibnu Khairil Ramadhan kini tidak hanya menjadi Duta Kebudayaan, tetapi juga ikon pemuda yang mengajak generasinya untuk bangga dan cinta terhadap warisan budaya Tolitoli.
“Generasi muda adalah generasi bangsa yang memiliki peran sangat penting dalam melestarikan kebudayaan. Karena itu, saya ingin mengajak generasi sekarang untuk bangga dan cinta terhadap budaya kita agar tetap terlestarikan,” pesannya.
Kisah Ibnu menjadi pengingat berharga: kebanggaan terhadap budaya adalah api yang jika dipelihara, mampu menyalakan harapan dan membawa nama daerah bersinar di kancah nasional. (Aisyah)