Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II di Desa Dadakitan, Bupati Tolitoli Ajak Petani Manfaatkan Lahan Subur Untuk Tanam Jagung
- Kamis, 05 Juni 2025 - 22:27 WITA
- Editor: Nasha
(foto: Nasha/Faktasulteng.id)
Faktasulteng.id, TOLITOLI – Bupati Tolitoli, H. Amran Hi. Yahya, menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II di Desa Dadakitan, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Kamis, 5 Juni 2025. Acara dimulai pada pukul 10.30 WITA dan dihadiri pula oleh jajaran Forkopimda, termasuk Kapolres Tolitoli, perwakilan Bulog Cabang Tolitoli, serta Camat Baolan.
Kegiatan panen ini digelar secara serentak di berbagai daerah di Indonesia dan tersambung virtual melalui Zoom dengan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang memimpin panen pusat dari lahan TNI AU di Lanud Harry Hadisoemantri, Bengkayang, Kalimantan Barat.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada institusi seperti POLRI dan seluruh pihak yang terlibat dalam memperkuat sektor pertanian nasional. Ia menekankan bahwa keberhasilan bangsa terletak pada kerja nyata, bukan sekadar kritik.
“Kunci keberhasilan suatu bangsa bukan pada mencela, tapi bekerja nyata dengan hasil yang bisa dirasakan rakyat,” ujar Prabowo. Ia menargetkan Indonesia tidak hanya swasembada, tetapi juga menjadi lumbung pangan dunia pada 2026.
Panen raya ini merupakan bagian dari program nasional menuju swasembada pangan 2045. Pemerintah menargetkan jutaan hektare lahan jagung dapat ditanami secara optimal guna memenuhi kebutuhan domestik tanpa ketergantungan impor.
Di tingkat daerah, Bupati H. Amran Hi. Yahya mengajak para petani Tolitoli memanfaatkan kesuburan tanah yang dimiliki wilayahnya untuk menanam jagung secara berkelanjutan. Ia menilai potensi agrikultur Tolitoli perlu digarap lebih serius agar bisa berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.
“Mari kepada seluruh petani untuk menanam jagung karena Tolitoli memiliki tanah yang subur,” ujar Amran.
Data yang dihimpun menunjukkan produksi jagung di Tolitoli pada 2020 mencapai 15.139 ton. Sementara itu, secara provinsi, Dinas Pertanian Sulawesi Tengah mencatat produksi jagung dari Januari hingga Mei 2025 sebesar 146.138 ton, dengan surplus mencapai 143.064 ton dari kebutuhan konsumsi daerah sebesar 7.180 ton per tahun. Luas tanam mencapai 55.628 hektare, tersebar di 13 kabupaten/kota.
Amran berharap surplus ini menjadi momentum bagi Tolitoli untuk meningkatkan produksi dan memperkuat posisi daerah dalam rantai pasok pangan nasional.
“Diharapkan para petani dapat memanfaatkan tanah subur yang ada di Tolitoli supaya sektor pertanian dan perkebunan kita tumbuh dan lebih maju ke depan,” tutupnya. (nasha)