Gubernur Sulteng Bantah Terbitkan Surat Rekomendasi Penggalangan Dana HUT ke-61
- Jumat, 16 Mei 2025 - 20:00 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
(foto: Tim MP Gubernur Sulteng Berani)
Faktasulteng.id, Palu - Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid membantah telah menerbitkan surat rekomendasi kepada pihak manapun terkait penggalangan dana untuk perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Provinsi Sulteng yang berlangsung sejak 19 April hingga 12 Mei 2025. Penjelasan ini disampaikan menyusul polemik yang mencuat seputar kegiatan tersebut.
Ketua Panitia Pelaksana HUT, Dr. Faidul Keteng, menegaskan bahwa tidak ada keterlibatan event organizer (EO) dalam rangkaian kegiatan itu. Menurutnya, panitia yang dibentuk melalui surat keputusan (SK) gubernur bekerja bersama sejumlah relawan muda yang berkontribusi tanpa imbalan.
“Pak Gubernur hanya mengeluarkan SK pembentukan panitia. Tidak ada surat sakti atau rekomendasi penggalangan dana yang ditujukan kepada EO atau pihak lain,” kata Faidul yang juga menjabat Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Sulteng, Kamis, 16 Mei 2025.
Ia menambahkan, dana kegiatan diperoleh melalui inisiatif panitia dan dukungan sukarelawan. “Yang membantu adalah anak-anak muda, bukan perusahaan EO. Mereka bekerja dengan ikhlas tanpa bayaran,” ujarnya.
Gubernur Anwar Hafid turut memberikan penegasan. Ia menyatakan tak pernah mengeluarkan surat rekomendasi dalam bentuk apapun untuk penggalangan dana acara tersebut.
“Seingat saya, tidak ada surat rekomendasi yang saya keluarkan,” ujar Anwar Hafid, yang juga mantan Bupati Morowali dua periode dan anggota DPR RI.
Menanggapi kritik yang muncul terkait kegiatan HUT, Anwar menyatakan sikap terbuka. Namun ia mengingatkan pentingnya menyampaikan kritik berdasarkan fakta.
“Kritik itu seperti pil penambah stamina. Sejak saya menjabat sebagai Kepala Desa hingga Gubernur, saya sudah terbiasa dikritik. Tapi harus berdasarkan data, bukan asumsi,” kata Anwar.
Polemik soal penyelenggaraan HUT Sulteng ke-61 sempat mencuat ke publik lantaran beredarnya informasi mengenai dugaan adanya surat gubernur untuk penggalangan dana. Penegasan dari ketua panitia dan gubernur diharapkan dapat meredam kegaduhan yang terjadi. (**)